Menurut Asa, Puisi-Puisi Karya Yit Prayitno Jadi Alarm Zaman

0

Puisi Yit Prayitno Alarm Zaman

Asa Jatmiko. Foto: kaerul Umam

Asa Jatmiko yang diberi kesempatan untuk membedah puisi selanjutnya, mengatakan dirinya harus jujur sudah beberapa bulan ini merasa kesulitan menemukan puisi dalam khitahnya puisi. Menurutnya, dunia sudah terlampau bising dengan berbagai persoalan komunikasi.

“Beberapa waktu ini saya seringkali bingung, mungkin puisi tidak lagi sebagai teks, karena ia telah menjadi peristiwa itu sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Barangkali saat ini kita tidak lagi membutuhkan teks puisi, karena teks-teks sudah berserakan dimana-mana,” ungkapnya.

Namun beberapa hari ini, Asa mengaku merasa terteror dengan puisi-puisi Yit Prayitno. Kata Asa, banyak dalam puisi karya Yit Prayitno mengungkapkan fakta sejarah, pengalaman pahit bahkan meluka kehidupan bersosial.

Baca juga: Inilah Puisi-Puisi Karya Yit Prayitno, Jurnalis Cum Sastrawan di Kudus

“Persoalannya kemudian puisi ini menjadi menarik buat saya, sebab ditulis tahun 2017. Belum begitu berjarak dengan hari ini. Mengapa puisi ini terlahir saat ini? Sepertinya Mas Yit tengah membunyikan alarm atas apa yang terjadi hari ini,” ungkap pegiat teater dan sastra itu.

- advertisement -

Menurut Asa, eksposisinya cenderung detail, dan setiap detailnya memiliki daya pikat masing-masing. Ia tidak menemukan kosa kata yang asal-asalan. Tetap sederhana dan mudah dipahami, menawarkan banyak diksi namun tidak kehilangan arti.

“Seperti amarah yang dibalut dengan senyum simpul seorang bijak yang tinggal di Kauman. Satire. Lalu kita akan menemukan satire selanjutnya di sekujur puisi yang berjudul Iwak Kebo,” terang Asa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini