joglo penchu
masihkah senandung ayat-ayat ilahi
menembus sekat pagar tembok tinggi
tenggelam di nyala televisi
silam bebubangaan dan burungburung liar
sambut riang getar mengantar pesan suar
menerangi jiwa haus lapar
dibalik kisi jendela sesekali mencuri pandang
jemari menyulam lembut baju panjang
merenda selendang kenangan
masihkah menjulang penchu tegaklurus langit menegaskan
peneduh ruang iman sinari kegelapan
lentera bagi seberas kebingungan
satu dua tergerus arus minimalis
kerudung gaun panjang manis
menjelma celana hati teriris
tinggal benda tak bernyawa
gebyok kayu rapuh hilang warna
tertegun dan buta
kudus, 14 januari 2017




