Inilah Puisi-Puisi Karya Yit Prayitno, Jurnalis Cum Sastrawan di Kudus

0

tanah airku

: menarilah untuk kemakmuran dan keadilan

negeri yang tersulam simpul harapan

berbalut doa tiap detak jantung

bermantra tiap denyut nadi

berlian berlumur darah juang

- advertisement -

negeri ini tida tibatiba

berhias gegap sejarah; pahlawan, pun pecundang

taburkan citacinta, juga ampas pongah serakah

nurani bertumbuh membalut kemenangan

berelung kejujuran, bermuara kesabaran

memanen cahaya kemuliaan

tanah air ini berabadabad teruji

berkodikodi kerajaan silih berganti

beratus suku berdiam hingga kini

bermandi matahari tiada beda

menyusu udara tak berjeda

berlentera rembulan sama dalam gulita

ingatlah kebinekaan adalah kekayaan

bara para muda 28 oktober 1928

memekarkembang kedaulatan bangsa

tujuhbelastahun setelahnya petik merdeka

jangan pernah letih menarikan indonesia

tiap lenggok tubuh ialah kidung merdeka

energi mengentak harum bnnga

gerak teruntai sembah bangun bangsa

lukisan indah, ekspresi keluhuran jiwa

katulistiwa bukan sekadar garis maya

tak juga tangga ke mayapada

perkara terkaman wabah, tidakkah mengetuk relung kita?

mana kekesatriaan membayar kebaikan alam yang tiada putus asa?

gunung meletus tak pasti, tak alpa hadirkan energi

tiap jengkal tanah setia dikeruk, longsor hanya sesekali

laut sesekali tsunami, hidupi tiap hari

negeri ini menanti bakti, jauh pendengki

dalam syiarsyair harmoni

bentang sabang merauke inspirasi: rumah kemakmuran semua

                                                        kampung adil merdeka

                                                        bumi indonesia raya

kudus, april 2020

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini