Kepada Generasi Muda, Prayit Berpesan Agar Terus Berkarya Karena Punya Kesempatan Sama

0

Waktu menunjukan pukul 18.00 WIB, tamu undangan terlihat bedatangan di acara Ulang Tahun ke 11 Forum Kamis Legen (Kalen). Sejumlah orang yang hadir tampak disambut hangat oleh anggota Forum Kalen. Satu di antaranya yakni Yit Prayitno, tokoh utama dalam acara tersebut yang ikut menyambut para tamu undangan.

Prayit begitu ia akrab disapa, sudi berbagi cerita kepda Betanews.id sebelum acara dibuka. Dirinya mengaku terkejut dengan dijadikannya sebagai tokoh utama pada acara tersebut.

Yit Prayitno, penyair cum jurnalis. Foto: Kaerul Umam

“Jujur saya merasa bingung menaruh badan, secara produk saya yang dibranding. Terkejut dan tidak mengira, menjadi branding tokoh utama acara ini. Tidak bisa berkata-kata, cuma bisa bilang terima kasih,” ungkapnya sambil tersenyum.

Baca juga: Peringati Ulang Tahun ke-11, Forum Kalen Persembahkan Pembacaan dan Bedah Puisi Karya Yit Prayitno

Dia mengaku tidak mendapat undangan saat ada rapat kegiatan. Bahkan Prayit tidak diberi tahu tentang acaranya seperti apa.

- advertisement -

“Tidak menyangka, panitia saya tidak diundang dan tidak diberitahu. Tahunya ya sudah mendekati acara,” terang anak terakhir dari lima bersaudara itu.

Prayit bercerita masa mudanya, bahwa ia mulai menulis puisi sejak sekolah menengah atas (SMA). Tak hanya itu, ia juga sering ke Perpustakaan Islam yang berada di Alun-alun Kudus untuk berdiskusi dan menulis puisi kala itu.

“Iklim kesenian SMA Al Ma’ruf cukup bagus waktu itu. Karena ada guru baru, guru kesenian dan masih muda. Saya juga sering ke Perpustakaan Islam, di sana menjadi ruang diskusi dan belajar menulis,” ujar warga Desa Jati Kulon, RT 07 RW 1, Jati, Kudus itu.

Kala itu, Prayit merupakan remaja yang introvert. Dia membeberkan, bahwa pernah berhenti menulis puisi karena karyanya di majalah dinding sekolah mendapat cibiran dari teman-temannya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini