31 C
Kudus
Sabtu, Juli 20, 2024

Puluhan Tahun Tak Terawat, Sungai Bakinah Kudus Mulai Dikeruk

BETANEWS.ID, KUDUS – Sungai Bakinah yang ada di wilayah Kudus, Jumat (14/6/2024) akhirnya mulai dikeru setelah puluhan tahun lamanya tak pernah mendapat perawatan.

Endapan lumpur membuat kapasitas sungai menjadi sempit dan seringkali mengakibatkan luapan air ke area persawahan maupun pemukiman di saat musim penghujan.

Baca Juga: Lihat Sendiri Mobil Damkar Tak Layak, Masan Sayangkan Pemkab Tak Segera Beli Baru

-Advertisement-

Kewenangan Sungai Bakinah yang ada pada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana membuat Pemerintah Desa Ngemplak, Kecamatan Undaan, Kudus tak bisa berbuat apa-apa.

Kades Ngemplak, Syafi’i mengatakan, pengajuan pengerukan sudah ia lakukan berkali-kali sejak 2007 silam.

“Sungai ini merupakan kewenangan dari BBWS Pemali Juwana yang diampu dari pihak BPBD Kabupaten Kudus. Jadi kami untuk pengajuan pengerukan melalui BPBD Kudus lalu disampaikan ke pihak BBWS Pemali Juwana,” bebernya, Sabtu (15/6/2024).

Menurutnya, pengerukan sungai itu bertujuan untuk mengurangi genangan air di wilayah Kecamatan Jati, Mejobo, dan Undaan di kala musim penghujan. Ia berharap pengerukan sungai yang saat ini dilakukan terintegrasi hingga kolam retensi yang saat ini sedang dibangun.

“Sangat berharap bisa terintegrasi dengan kolam retensi yang saat ini sedang dibuat, karena kalau sana sudah normal, sini masih belum ada pengerukan ya mungkin agak berfungsi untuk penanganan genangan air,” tuturnya.

Sebagai wilayah yang berdekatan dengan sungai, pihaknya sangat mendukung adanya pengerukan tersebut. Terlebih adanya pepohonan di sepadan sungai juga akan dirapikan yang dibantu warganya.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada BPBD Kudus, Syarif menambahkan, pengerukan sungai dilakukan di beberapa tempat. Termasuk di Sungai Bakinah. Pihaknya juga mengungkapkan, bahwa pengerukan tersebut juga akan dilakukan sampai Sungai JU Payaman dan Gulang.

“Pengerukan ini untuk memperbesar daya kapasitas tampung sungai, jadi dilebarkan dan diperdalam, serta penataan alur sepadan sungai yang banyak dihuni oleh bangunan liar atau bangunan-bangunan yang tidak pada tempatnya. Kita rapikan sekaligus,” ungkapnya melalui sambungan telepon.

Baca Juga: Catat!!! Ternyata Ini Modus Penggelapan Mobil Rentalan

Menurutnya, pengerukan dan perapian sepadan Sungai Bakinah barat sepanjang kurang lebih 250 meter hingga perbatasan antara Kabupaten Kudus dan Demak. Sementara untuk kedalaman pengerukan sekitar 2 meter dan lebarnya satu meter sisi utara maupun selatan.

“Sebelumnya kedalaman hanya satu meter, kemudian dari tanggul satu meter. Jadi kedalaman air eksisting satu meter kedalamannya, permukaan air ke arah jalan atau tanggul itu satu meter,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER