Enam Bulan Dibangun, Pembangunan Sekolah Rakyat di Jepara Ditarget Rampung 20 Juni Mendatang

BETANEWS.ID, JEPARA – Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) yang berlokasi di Bumi Perkemahan Pakis Adhi, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, ditargetkan selesai pada 20 Juni 2026.

Sebelumnya, bangunan SRT yang nantinya akan menampung siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) itu mulai dibangun pada Desember 2025.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (Dinsospermasdes) Kabupaten Jepara, Moh Ali, mengatakan target tersebut mengacu pada masa kontrak penyelesaian pembangunan fisik gedung antara Kementerian Sosial (Kemensos) RI dan pihak penyedia jasa.

-Advertisement-

“Sesuai target dari Kemensos RI dengan pihak ketiga, pada 20 Juni nanti bangunan gedung Sekolah Rakyat beserta seluruh fasilitasnya sudah selesai,” kata Moh Ali saat dihubungi Betanews.id, Sabtu (6/6/2026).

Hingga 3 Juni 2026, Moh Ali menyebut progres pembangunan Gedung SRT telah mencapai sekitar 75 persen.

Saat ini, pembangunan diprioritaskan pada penyelesaian ruangan yang nantinya digunakan sebagai ruang kelas.

“Per 3 Juni kemarin progresnya sudah 75 persen. Prioritas saat ini menyiapkan ruangan yang nanti akan digunakan,” sebut Moh Ali.

Baca juga : Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Mensos Tegaskan Program Presiden Tak Boleh Dikotori Korupsi

Dengan target tersebut, Moh Ali menambahkan bahwa pada tahun ajaran baru 2026/2027, SRT di Jepara ditargetkan sudah mulai beroperasi.

“Iya, targetnya pada tahun ajaran baru nanti Sekolah Rakyat sudah beroperasi,” ungkapnya.

Untuk mendukung target tersebut, sesuai arahan Kemensos RI, pihaknya saat ini telah mulai melakukan asesmen terhadap calon siswa Sekolah Rakyat.

Asesmen dilakukan oleh tim pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dengan mendatangi langsung keluarga calon siswa sesuai data yang diberikan oleh Kemensos RI.

“Asesmen calon murid sudah berjalan. Di Jepara, sesuai data, ada sekitar 51 ribu warga yang masuk kategori desil 1 dan 2 yang berpotensi direkrut. Tim pendamping sudah turun ke lapangan untuk melakukan asesmen,” ujar Ali.

Selain proses rekrutmen calon siswa, Moh Ali mengatakan Kemensos RI juga telah membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi guru dan tenaga kependidikan di Sekolah Rakyat.

Seluruh tahapan pendaftaran dan seleksi tersebut dilaksanakan langsung oleh pemerintah pusat.

“Rekrutmen calon guru dan tenaga kependidikan juga sudah dibuka. Namun seluruh proses dilakukan oleh pemerintah pusat, sedangkan daerah hanya menerima penempatan guru dan tenaga kependidikan,” pungkas Ali.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER