Piala Dunia 2026, Bupati Kudus Jagokan Timnas Iran

BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menjagokan tim nasional Iran pada ajang Piala Dunia 2026. Turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut telah bergulir sejak 11 Juni dan akan berakhir pada 19 Juli 2026.

Bupati Sam’ani menyampaikan bahwa para pecinta sepak bola biasanya memiliki tim unggulan pada setiap gelaran Piala Dunia. Umumnya, tim yang dijagokan merupakan negara-negara besar dengan tradisi sepak bola yang kuat.

“Namun, saya justru menjagokan Iran pada gelaran Piala Dunia 2026 ini,” ujar Sam’ani di halaman Pendopo Kudus belum lama ini.

-Advertisement-

Orang nomor satu di Kota Kretek tersebut mengaku sangat menantikan semangat juang para pemain timnas berjuluk Team Melli itu. Menurutnya, perjuangan Iran di tengah situasi geopolitik yang sedang dihadapi negaranya menjadi daya tarik tersendiri.

“Sangat menarik menantikan perjuangan Timnas Iran. Apalagi mereka bertanding saat negaranya sedang berkonflik dan menghadapi berbagai tekanan internasional,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Piala Dunia 2026 diselenggarakan di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Gelaran Piala Dunia memang selalu dinantikan para pecinta sepak bola. Euforia turnamen empat tahunan tersebut juga dirasakan di Kabupaten Kudus.

Untuk mengakomodasi antusiasme masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menggelar nonton bareng Piala Dunia 2026 di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus pada 12–14 Juni.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan ruang kebersamaan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, sepak bola mampu menjadi media pemersatu sekaligus sarana mempererat silaturahmi antarwarga.

“Alhamdulillah masyarakat bisa berkumpul dan menikmati pertandingan bersama dengan penuh kegembiraan. Kami ingin program Bola Gembira benar-benar menjadi hiburan yang menyatukan semua kalangan. Mari kita jaga sportivitas, kebersamaan, dan saling menghormati selama menyaksikan pertandingan,” ujar Sam’ani.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa tidak hanya berlangsung di pusat kota, tetapi juga dapat digelar hingga tingkat desa agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

“Ke depan, kami berharap nonton bareng seperti ini bisa dilaksanakan sampai di desa-desa. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga dapat menghidupkan ruang publik, mempererat kebersamaan, dan menggerakkan perekonomian warga di sekitar,” tambahnya.

Selain menjadi sarana hiburan, Sam’ani juga mengajak masyarakat untuk mendukung pelaku UMKM yang berjualan di sekitar kawasan Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus.

“Silakan masyarakat menikmati pertandingan sambil melarisi dagangan UMKM. Dengan begitu, kebahagiaan yang dirasakan masyarakat juga membawa manfaat bagi para pelaku usaha kecil yang menjadi penggerak ekonomi daerah,” ungkapnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER