BETANEWS.ID, KUDUS – Sepinya penjualan hewan kurban di Pasar Hewan Kudus tak dirasakan oleh Kholid Suabi. Penjual kambing asal Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak itu mengaku mampu menjual 50 kambing di hari yang sama.
Kondisi kambingnya yang bagus dan besar-besar, membuat dagangannya sukses menarik pembeli. Menurutnya, kambing siap kurban itu berusia sekitar lima tahun.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, menurut saya, ya, ramai ini. Peningkatan sampai 70 persen. Ini tadi bawa 50 ekor kambing, sudah laku semua,” bebernya, Rabu (12/6/2024).
Baca juga: 5 Hari Jelang Iduladha, Penjualan Hewan Kurban di Kudus Belum Ramai
Pada Iduladha ini, Kholid menyiapkan ratusan kambing dan persediannya tinggal sedikit.
“Tadi malam saya beli 100 ekor lagi, ini sudah laku 65 ekor. Jadi saat ini tinggal 35 ekor. Rencana nanti mau beli lagi untuk kurban. Ramainya ini mulai tanggal satu Zulhijjah,” ungkapnya.
Tak hanya di Pasar Hewan Kudus, katanya, ia juga memasarkan kambingnya di beberapa daerah, seperti Pasar Hewan Demak dan Grobogan. Meski begitu, ia mengaku bahwa penjualan di Kudus paling bagus karena pasarnya terbesar di area sekitar Kudus.
Baca juga: Jumlah Kurban di Jepara Tahun Ini Diperkirakan Turun, Ini Penyebabnya
“Kambing-kambing ini saya ambil dari Malang, Jawa Timur. Saya ambilnya memang yang besar-besar, antara kambing jenis etawa dan juga Jawa randu. Karena kambing jenis itu yang paling banyak diminati,” ujarnya.
Pria berusia 52 tahun itu menuturkan, dengan menyediakan kambing jenis etawa dan Jawa randu, ia mematok dengan harga mulai Rp5 juta hingga Rp8 juta. Harga tersebut tergantung jenis dan bobot kambing.
Editor: Ahmad Muhlisin

