BETANEWS.ID, KUDUS — Kesibukan bekerja dan bersekolah kerap menjadi alasan masyarakat menunda pemeriksaan kesehatan. Menjawab kebutuhan tersebut, RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus kini memperpanjang layanan poliklinik spesialis hingga pukul 18.00 WIB agar pasien tetap dapat berobat tanpa harus meninggalkan aktivitas utama mereka.
Kebijakan tersebut menjadi salah satu upaya rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih fleksibel dan mudah dijangkau masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, dr. Mustiko Wibowo, mengatakan banyak pasien yang selama ini kesulitan menjalani kontrol rutin karena jam pelayanan kesehatan bertepatan dengan waktu kerja maupun aktivitas lainnya.
“Tidak sedikit masyarakat yang sebenarnya membutuhkan pelayanan kesehatan, tetapi terkendala waktu karena harus bekerja atau memiliki aktivitas lain pada pagi hingga siang hari. Karena itu, kami menghadirkan layanan yang lebih fleksibel melalui poli sore dan kini berkembang menjadi poli malam,” katanya melalui siaran tertulis, Rabu (10/6/2026).
Baca juga : RSUD Kudus Terapkan Tarif Parkir Progresif, Begini Alasannya
Program poli sore sebenarnya telah berjalan sejak 1 Agustus 2025. Saat itu, RSUD membuka 14 poli spesialis dengan dukungan 19 dokter spesialis yang melayani pasien pada pukul 13.00 hingga 15.00 WIB.
Seiring meningkatnya jumlah kunjungan dan kebutuhan masyarakat, beberapa poli kemudian memperpanjang jam layanan hingga pukul 16.00 WIB. Kini, pelayanan kembali diperluas dengan menghadirkan poli malam yang beroperasi sampai pukul 18.00 WIB.
Saat ini, layanan sore hingga malam tersedia di Poli Obstetri dan Ginekologi yang dilayani dr. Bayu Agung Sangkara Putra, Sp.OG., M.Ked.Klin., serta Poli Saraf yang dilayani dr. Dian Hayuningtyas Prihananti, Sp.N.
Menurut Mustiko, penambahan jam pelayanan diharapkan mampu mengurangi kecenderungan masyarakat menunda pemeriksaan kesehatan karena keterbatasan waktu.
“Kami ingin masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu untuk mendapatkan pelayanan spesialis. Jangan sampai pengobatan atau kontrol rutin tertunda hanya karena tidak bisa meninggalkan pekerjaan,” katanya.
Ia menambahkan, rumah sakit akan terus mengevaluasi pelaksanaan poli sore dan malam. Jika kebutuhan masyarakat terus meningkat, tidak menutup kemungkinan jumlah dokter maupun layanan spesialis yang tersedia akan ditambah.
Saat ini, RSUD dr. Loekmono Hadi memiliki 35 poli spesialis dan subspesialis pada layanan pagi dengan dukungan 49 dokter spesialis dan subspesialis.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan akses layanan kesehatan agar semakin mudah dijangkau masyarakat Kudus dan sekitarnya,” imbuhnya.
Editor: Kholistiono

