Sejarah Laweyan Solo, Kampung Batik Tertua di Indonesia (1)

0
Seorang warga melintas membawa kain di Kampung Batik Laweyan, kampung batik tertua di Indonesia. Foto: Kaerul Umam

Kampung Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah, telah dikenal sebagai pusat industri batik di Indonesia. Selain itu, kampung ini, juga dikenal sebagai kampung batik tertua di Indonesia. Bahkan, Kampung batik ini, konon sudah berdiri sebelum pemerintahan Kerajaan Pajang.

Hal ini diungkapkan oleh Alpha Fabela, Ketua Forum Pengembangan Kampoeng Batik Laweyan ( FPKBL), kepada Tim Beta Explore, beberapa waktu lalu. Ia menjelaskan, Kampung Laweyan dulu masuk dalam wilayah kekuasaan Kerajaan Pajang. Laweyan menjadi pusat distrik bisnis Kerajaan Pajang, dipimpin Kiai Ageng Henis (murid Sunan Kalijaga), keturunan Brawijaya lima.

Baca juga: Ini Tiga Tempat Kuliner Legendaris di Solo, Ada yang Langganan Jokowi

“Laweyan dulu pusatnya benang, laweyan dari kata lawe yang artinya benang. Karena di sekitar Laweyan tumbuh hutan kapas yang luar biasa, menghasilkan benang nomor satu dan sudah diekspor. Benang kemudian menjadi kain dan batik. Masa Kiai Ageng Henis 1546 itu sudah ada industri batik, meski belum sebesar sekarang,” ungkapnya.

Memurutnya, dari bukti dan cerita yang ia dapat, hingga saat ini Kampung Laweyan masih menjadi pusat batik tertua di Indonesia. Hal ini karena, dirinya belum menemukan tempat lain yang menjadi kampung batik.

- advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini