BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa karyawan terlihat mempersiapkan bahan masakan di sebuah kedai yang berada di Jalan Sunan Ngerang, Kecamatan Juwana, Pati. Mereka dengan sigap menyiapkan pesanan jika ada pembeli yang mampir. Salah satu yang sibuk itu adalah Muhammad Nur Aziz (26), pemilik Omah Goceng.
Aziz, sapaan akrabnya, memberi nama Kedai Goceng lantaran hampir semua menu dibanderol dengan harga Rp5 ribu atau goceng. Sebelum memilih nama, Aziz mengaku melakukan riset terlebih dahulu.

“Karena belum ada yang jual jajanan murah di Juwana, akhirnya muncul ide ini. Tapi sebelum buka saya riset dulu. Mulai dari berkeliling sekitar di Kota Pati, dan mencari di internet terutama YouTube,” terangnya, beberapa waktu lalu.
Baca juga: Pertama di Pati, Es Tebu Varian Rasa di Alun-Alun Juwana Ini Tak Pernah Sepi Pembeli
Sambil menunjukan menu di sana, Aziz membeberkan sejumlah menu favorit yang ada di Omah Goceng, antara lain, bakso, mi goreng, mi kuah, seblak, empek-empek dan berbagai varian minuman. Tak hanya itu, pelanggan juga dapat pesan berbagai jenis topping yang tersedia.
“Biasanya buka mulai pukul 11.00 WIB hingga 20.30 WIB. Memang sedikit untungnya. Tapi kalau rame ya lumayan,” ungkapnya.
Aziz melanjutkan, bahwa mayoritas pelanggannya dari kalangan remaja dan anak-anak. Biasanya, para pelanggan mulai ramai berdatangan pada saat waktu makan siang dan makan malam.
Baca juga: Panorama Langit Jingga Juwana, Obat Resah ala Warung Kopi Ndadah
“Kita juga membuka pesanan online. Bisa melalui Grab atau chat langsung nomor yang tertera,” jelas Aziz.
Melalui laman facebook Omah Goceng Juwana, sang owner kerap membagikan aktivitas kedainya itu, mulai dari persiapan buka hingga stok bakso yang habis di hari itu juga.
“Meski murah, urusan rasa kami tak mau kalah. Slogan Omah Goceng itu kan harga rakyat rasa ningrat, jadi ya harus diperhatikan juga soal rasanya,” tambahnya.
Penulis: Rinto Febrilian, Mahasiswa Magang UMK
Editor: Ahmad Rosyidi

