31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Pertama di Pati, Es Tebu Varian Rasa di Alun-Alun Juwana Ini Tak Pernah Sepi Pembeli

BETANEWS.ID, PATI – Puluhan gerobak pedagang terlihat berjejer di sekitar Alun-Alun Juwana, Pati. Dari sekian banyak penjaja aneka jualan itu, tampak outlet es tebu yang ramai pembeli. Mereka tampak dengan cekatan dilayani oleh seorang pria yang tak lain adalah Dimas Nuzulul Furqon (25), sang pemilik usaha.

Pria yang akrab disapa Gembul itu menuturkan, es tebu dengan varian rasa miliknya itu merupakan yang pertama di Pati. Di sana ia menyajikan, es tebu orisinal, es tebu lemon, es tebu coffee, es tebu jahe, dan es tebu cappucino lemon. Harga satu gelas es tebu orisinal ia jual dengan harga Rp3 ribu. Sedangkan untuk menikmati varian rasa, pelanggan cukup menambah Rp2 ribu untuk semua varian.

Es tebu varian rasa jualan Gembul di Alun-Alun Juwana. Foto: Rinto Febrilian

Menurt Gembul, es tebu buatannya tak pernah sepi pembeli. Setiap harinya, ia bisa menghabisakan 25 kilogram tebu yang bisa dijadikan 50 cup. Jika hari Minggu, dia bisa menjual lebih banyak hingga 100 cup.

-Advertisement-

Baca juga: Tak Pernah Sepi, Penjual Es Rumput Laut di Demak Ini Bisa Jual hingga 400 Porsi Sehari

“Kalau Minggu kan banyak orang jogging, atau sekedar main di alun-alun. Semua varian rasa banyak yang beli, tapi yang jadi favorit varian rasa es tebu lemon,” ucapnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Harga satu gelas es tebu orisinal ia jual dengan harga Rp3 ribu. Sedangkan untuk menikmati varian rasa, pelanggan cukup menambah Rp2 ribu untuk semua varian.

Menurutnya, inspirasi usaha tersebut ia dapatkan dari YouTube. Sebelumnya, Gembul pernah ikut temannya berjualan es tebu. Ia memanfaatkan momen libur sekolah untuk belajar berdagang. Setelah lulus, dirinya kemudian dibelikan orang tuanya gerobak dan mesin penggiling tebu. Sejak saat itu Gembul memulai karir bisnisnya.

“Setelah lulus SMA saya mulai jualan. Dulu modal awal sekitar Rp5 juta. Saya kan memang tidak suka bekerja jadi bawahan orang, jadi saya pilih merintis usaha sendiri,” ujarnya.

Baca juga: Ramai di Malam Hari, Es Serut Durian Baba Falah Hasilkan Rp 3 Juta Sehari

Dalam melakukan inovasi produk, pemuda asal Growong Kidul, Juwana, Pati ini memang tidak ada habisnya. Ia membeberkan, bahwa sudah ada rencana menambah varian rasa baru.

“Rencana mau nambah jumlah varian rasa, dan jualan es teh di samping gerobak. Biar pelanggan nggak bosen aja,” tambahnya sambil tertawa.

Penulis: Rinto Febrilian, Mahasiswa Magang UMK

Editor: Ahmad Rosyidi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER