BETANEWS.ID, KUDUS – Kurang dari sepekan menjelang lebaran, Ramayana Kudus mulai dipadati pembeli, Jumat (14/4/2023). Mereka terlihat memenuhi stand-stand kebutuhan Lebaran mulai dari baju, sendal, hingga yang menawarkan diskon gede.
Supervisor Ramayana Kudus, Eko Sepriyanto mengatakan, tahun ini pembeli yang datang ke Ramayana Kudus meningkat 20 hingga 25 persen dari tahun sebelumnya. Hal tersebut lantaran sudah tidak ada larangan mudik dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
“Tentu untuk pembeli yang datang berbelanja ke sini lebih ramai tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu. Puncaknya mulai hari ini hingga H-1 Lebaran,” beber Eko.
Baca juga: Pasar Bintoro Ramai Didatangi Pencari Baju Lebaran, Ada Penjual yang Omzetnya Belasan Juta Sehari
Ia menjelaskan, untuk perlengkapan lebaran yang biasa dibeli itu ada gamis, baju koko, celana jeans, celana chinos, sarung, kemeja, dan peci. Menurutnya, pembeli tak hanya dari Kudus saja, karena banyak juga yang dari Pati, Jepara, Demak, bahkan Semarang.
“Hampir semua merek yang tersedia ada peminatnya sendiri. Merek yang tersedia Emba, Gabriel, Cardinal, Lois, Watchout, Benhill, dan lain sebagainya,” ucapnya.
Kebanyakan pembeli yang belanja di sana, kata Eko, partamanya karena ada diskon menarik, sehingga bisa memikat pembeli. Menurut Eko, diskon lebaran yang tersedia saat ini ada banyak, mulai dari diskon 50 sampai 75 persen all item, diskon 80 persen, dan undian arisan lebaran yang diundi setiap sepekan sekali.
Baca juga: Parsel Lebaran Jenang Mubarok Ini Kastemernya dari Perusahaan hingga Instansi Pemerintah
“Tujuannya diadakan promo ini, agar bisa memberikan manfaat bagi warga Kudus khususnya, sehingga warga bisa memakai baju baru saat lebaran,” ungkap warga Kelurahan Wergu, Kecamatan/Kabupaten Kudus tersebut.
Ia menambahkan, gedung Ramayana Kudus ada empat lantai yang terdiri dari lantai dasar, lantai satu, lantai dua, dan lantai tiga. Katanya, untuk lantai dasar berisi perlengkapan baju wanita, lantai satu baju pria, lantai dua ada sandal, sepatu, dan tas. Kemudian yang terakhir lantai tiga baju anak dan wahana playzone.
Editor: Ahmad Muhlisin

