BETANEWS.ID, DEMAK – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1444 H, sejumlah toko baju di Pasar Bintoro, Jalan Sultan Fatah, Petengan Selatan, Kabupaten Demak ramai diserbu pembeli. Beberapa pembeli mulai dari perorangan, keluarga, remaja, dan pasangan terlihat memilah baju terbaiknya. Mereka mencari busana anak-anak hingga dewasa yang tersedia di sana.
Salah satu penjual Sonia, mengatakan, semenjak pandemi Covid-19 reda, di tokonya mulai ada peningkatan dari pembeli. Keramaian itu dipastikan akan semakin membeludak pada hari-hari terakhir bulan puasa.
“Keramaian sebelum Covid-19 itu seminggu sudah terlihat sampai menjelang lebaran. Tapi setelah Covid-19 itu sepuluh hari terakhir baru ada keramaian,” katanya pada betanews. id, Sabtu (8/4/2023).
Baca juga: Inspirasi Outfit Lebaran dari Koleksi Ewilla Sewing, Siap-Siap Jadi Pusat Perhatian
Melihat keramaian pembeli, toko yang biasanya dibuka pukul 9.00 diajukan lebih pagi, yakni pukul 8.00 WIB. Larisnya penjualan pakaian wanita itu, Sonia mengaku dapat menghasilkan omzet hingga belasan juta.
“Kalau sebelum Covid-19 kemarin bisa dapat Rp10 juta sehari, tahun ini mungkin bisa lebih dari itu,” imbuhnya.
Menurut Sonia, saat ini masyarakat banyak menggemari model pakaian berbahan crinkle, seperti kemeja, atasan, rok, hingga celana. Peminatnya kebanyakan dari kalangan wanita usia remaja dan dewasa.
“Di sini kan khusus model-model wanita remaja dewasa. Saat ini yang lagi trend bahan crinkle baik pakaian sampai kulot juga. Saya ambil baju dari mana-mana Jakarta, Kudus, Jepara, banyak,” terangnya.
Baca juga: Jelang Lebaran Ini, Permintaan Sarung Batik Al Hazmi Meningkat Hingga 300 Persen
Sama halnya dengan Sonia, keramaian juga dirasakan Ida. Banyak pembeli berdatangan untuk membeli pakaian muslim, seperti gamis, koko, dan pakaian anak-anak.
“Gamis-gamis yang lagi banyak diminati itu model balon, crinkle, dan lain-lain. Sesuai selera pembeli sih kalau model,” jelas warga Cabean, Demak.
Editor: Ahmad Muhlisin

