BETANEWS.ID, KUDUS – Siang itu, di warung Seblak Juara yang berada di jalan Kiai H Wahid Hasyim No 43C, Desa Panjunan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, terlihat cukup ramai. Beberapa pelanggan secara berurutan mengambil sendiri isian seblak yang disediakan di belasan toples. Ada pula pelanggan yang berjalan menuju kasir untuk mengambil pesanan seblak mereka, setelah disebutkan nomor urut dan nama pesanan.
Ina Setiyana (28) sang owner menjelaskan, usaha Seblak Juara baru dibukanya sejak 9 September 2022 lalu. Ia mengatakan, sudah sejak lama ingin memiliki usaha di bidang kuliner, karena hobi memasak ditambah sangat suka dengan makanan khas Garut itu.

Baca juga: Usung Konsep Prasmanan, di Seblak Juara Pembeli Bisa Pilih Sendiri Isiannya dan Harga Mulai Seribuan
“Kebetulan saya memang suka memasak, dan pecinta seblak. Jadi suka sekali mengkreasikan resep seblak sendiri di rumah. Saya juga dari dulu pengen punya usaha,” katanya kepada Betanews.id, Minggu (11/9/2022).
Ina menambahkan, sebelumnya ia merupakan karyawan swasta di Kudus. Setelah bekerja selama lima tahun lamanya, ia mantap mengundurkan diri dari perusahaan sejak dua bulan lalu untuk terjun ke usaha kuliner.
Lebih lanjut, Ina mengaku selama dua bulan ia mempersiapkan resep seblak terbaiknya agar tidak mengecewakan pelanggan. Yaitu dengan cita rasa rempah-rempah khas Nusantara.
“Beberapa bulan ini, saya fokus membuat resep seblak agar layak dipasarkan dengan cita rasa Nusantara yang kaya akan rempah-rempah,”bebernya.
Selain cita rasa, Ina juga mengusung konsep yang unik dan berbeda dari warung seblak lainnya. Dirinya mengusung konsep prasmanan, di mana pelanggan bisa memilih sendiri isian seblak sesuai budget mereka.
“Konsep kita juga berbeda, kalau di tempat lain menu seblak sudah satu paket isiannya. Kalau di sini bisa pilih sesuai selera, bisa jadi solusi juga bagi kastamer yang kurang suka kerupuk diganti yang lain,”imbuhnya.
Baca juga: Tak Mau Pusing Soal Cinta, Vika Fokus Buka Usaha Seblak Cibaduyut
Ketika disinggung perihal lokasi, Ina menuturkan, pemilihan lokasi warung awalnya ada di daerah GOR. Namun karena kurang cocok ia memutuskan untuk pilih di daerah Panjunan yang berada di tepi jalan dan punya lahan parkir luas.
Meski baru dibuka beberapa hari, warung Seblak Juara ini setiap hari selalu ramai pembeli mulai dari anak-anak hingga dewasa. Dalam sehari dapat menjual 100 porsi.
“Harapannya, semoga dapat memuaskan pelanggan terutama pecinta seblak yang berkonsep prasmanan dengan cita rasa Nusantara. Serta ke depannya bisa memberikan menu-menu baru yang lebih bervariasi,” pungkasnya.
Editor: Kholistiono

