BETANEWS.ID, SOLO – Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Peternakan (DPKPP) Kota Solo terus melakukan pengawasan terhadap hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha. Salah satunya di pedagang ternak di daerah Mojosongo, Solo, Senin (4/7/2022).
Sekretaris DPKPP Solo Erha Evy Nur Wulandari menjelaskan, untuk melakukan pemantauan tersebut, pihaknya telah menyiapkan 60 orang personel yang disebar ke lima kecamatan.
“Yang diperiksa terdiri dari tempat penjualan, tempat penampungan di masjid-masjid atau tempat-tempat untuk penyembelihan hewan kurban. Di hari penyembelihan, petugas juga akan melakukan pemeriksaan ke hewan yang masih hidup, daging, maupun produk-produk dari hewan tersebut,” papar Evy.
Baca juga: Dinas Pertanian Pati Minta Daging dan Jeroan Hewan Kurban Dipisah Saat Dibagikan
Evy menjelaskan, pengawasan yang sudah dimulai sejak 1 Juli itu akan dilakukan hingga hari ke tiga Hari Raya Iduladha. Selain tu, para petugas kesehatan juga sudah diberikan pengetahuan terkait penanganan dan tindakan yang harus dilakukan apabila hewan kurban terinveksi PMK. Itu sesuai dengan Fatwa MUI Nomor 32 tahun 2022.
“Apabila hewan terkena PMK masih dengan gejala yang ringan, di mana hewan tersebut masih mau makan, minum, maupun masih bisa jalan, itu masih bisa dan sah sebagai hewan kurban. Namun dari tempat penyembelihan hewan kurban tersebut disyaratkan harus menyediakan tempat merebus,” sebutnya.
Jika ada hewan dengan indikasi tersebut, lanjut Evy, kepala, ekor, dan jeroan hewan tersebut harus direbus terlebih dahulu selama 30 menit sebelum dibagikan kepada penerima kurban. Sedangkan, untuk hewan yang bergejala berat namun sudah disembelih, tidak sah dianggap kurban, namun akan dianggap sebagai sedekah.
Baca juga: Kemenag Kudus Imbau Warga Tak Paksakan Berkurban di Tengah Wabah PMK
Dengan berbagai aturan ini, Dokter Kesehatan Hewan dari DKPP Solo, Abdul Aziz menyarankan masyarakat agar penyembelihan dilaksanakan di Rumah Potong Hewan (RPH).
“Di RPH ada penyembelihan kurban dari sekarang sudah mulai pendaftaran. Nanti tanggal 9 ada tapi tidak banyak, 10-12 paling banyak nantinya ada 30 ekor per hari sampai nanti Hari Tasyrik. Yang mau daftar langsung datang ke RPH,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

