31 C
Kudus
Minggu, Juli 21, 2024

Rektor UIN Raden Mas Said Cabut SK Pembekuan DEMA

BETANEWS.ID, SOLO – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said, Prof Mudofir secara resmi mencabut pembekuan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA). Hal itu dituangkan dalam Surat Keputusan Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta Nomor 1089 Tahun 2023 tentang Rekomendasi Rapat Pimpinan UIN Raden Mas Said. Keputusan tersebut diambil dari hasil rapat pimpinan universitas dengan DEMA, Rabu (30/8/2023).

Dari rapat tersebut, Rektor mendapatkan rekomendasi dan menetapkan beberapa poin putusan. Pertama, mengaktifkan kembali DEMA dan mencabut SK Rektor UIN Raden Mas Said Nomor 1003 tentang Hasil Sidang Dewan Kode Etik 2023.

Poin selanjutnya, meminta DEMA untuk aktif berkomunikasi dengan pimpinan universitas dan tidak kembali bekerja sama dengan pihak ketiga yang berpotensi mengarah ke hal yang negatif.

-Advertisement-

Baca juga: Mantan Presiden Dema UIN RM Said Akui Bekerjasama dengan Paylater

Kemudian, Rektor meminta kepada DEMA untuk menentukan Preside DEMA baru sesuai dengan mekanisme AD/ART Organisasi. Seperti diketahui, atas kejadian kemarin mantan Presiden DEMA, Ayuk Latifah dicopot dari jabatannya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIN Raden Mas Said, Syamsul Bakri menerangkan, keputusan ini diambil sebelun aski dari Aliansi Organisasi Mahasiswa menggelar aksi, Rabu (30/8/2023) kemarin.

Nggak ada (hubungan dengan aksi). Itu memang sudah menunggu informasi lebih jauh lebih detail tentang isu itu, lama-lama kan agak clear termasuk informasi dari berbagai pihak,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (31/8/2023).

Syamsul mengatakan, keputusan untuk mencabut SK sebelumnya itu sebenarnya sudah direncanakan beberapa hari sebelumnya. Akan tetapi, dalam mengeluarkan SK perlu melewati sejumlah prosedur.

“Sebenarnya sudah direncanakan beberapa hari sebelumnya tapi SK-nya baru kemarin karena prosuderalnya dan macem-macem, harus benar, SK itu tanda tangan rektor, ya bukan Wakik Rektor I,” katanya.

Baca juga: Aliansi Ormawa UIN Solo Gelar Aksi, Presiden Dema Buka Suara Soal Kasus Pinjol

Dalam memutuskan SK, pihak pimpinan juga memiliki beberapa pertimbangan, seperti misalnya sudah ada niatan baik dari beberapa pihak terkait, baik itu DEMA, perusahaan pihak ketiga, serta OJK untuk menyelesaikan persoalan.

“Dari pihak lembaga-lembaga keunagan sudah mau membantu untuk meng-clear-kan masalah, kurang lebihnya begitu. Ya termasuk itu (komitmen pengamanan data mahasiswa) ya beberapa lembaga keuangan yang terkait kan jadi saya nggak hapal satu-satu nggih,” kata dia.

Sebelumnya, Eks Presiden DEMA UIN Raden Mas Said, Ayuk Latifah megatakan bahwa pihaknya bersama OJK berkomitmen untuk menjamin keamanan data mahasiswa. Ia juga mengakui bahwa DEMA pernah menandatangani perjanjian kerja sama dengan peruaahaan paylater.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER