BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa orang pria terlihat asyik mengobrol di beberapa meja Balis Coffee yang berada di Dukuh Kambang RT 2 RW 3 Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus sore itu. Di tengah keramaian itu, seorang pria bertopi terlihat sedang meracik beberapa minuman di bagian dapur kedai. Dia adalah Tedi Afrianto (32), owner Balis Coffee.
Setelah melayani pembeli, pria yang akrab disapa Tedi tersebut bersedia berbagi informasi tentang usahanya. Dia mengatakan, usaha tersebut dirintis sejak 1 Januari 2022, usai kerjaannya jadi pemudik sepi akibat pandemi.

Menurutnya, meski kedai berada di desa, Balis Coffee menyediakan kopi berkualitas yang tak kalah dengan kedai kopi di daerah kota dengan harga yang terjangkau.
Baca juga: Retro Coffee Sediakan Menu-Menu Kekinian yang Harganya Ramah Kantong Mahasiswa
“Usaha ini merupakan solusi bagi para penikmat kopi, khususnya di Kecamatan Jekulo yang tak perlu repot untuk datang menikmati kopi di daerah kota. Karena Balis Coffee hadir menyuguhkan kopi yang tidak kalah dengan kopi yang ada di Kudus dengan harga yang relatif murah,” beber Tedi kepada betanews.id, Sabtu (5/2/2022).
Ia menjelaskan, di sana menyediakan menu kopi beraneka macam dengan bahan baku Kopi Muria. Menu itu anatara lain v60/Japanese, vietnamedrip, french press, tubruk, kopsu gula aren, dan kopsu cranberry. Sedangkan untuk menu nonkopi ada varian milk, tea, squach, milkshake, signature, dan juga camilan. Menurutnya, yang paling diminati adalah kopi tubruk jos bland Bali dan kopsu cranberry.
“Tentu harga terjangkau mulai dari Rp5 ribu sampai Rp15 ribu. Meski harga ekonomis untuk kualitas rasa bisa bersaing lah dengan coffee shop lainnya,” rinci Tedi di kedai yang buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB itu.
Latar belakang musik yang ada pada dirinya, membuat kafe tersebut punya nuansa musik yang cukup kental. Ke depan, Tedi bahkan ingin membuat kedainya menjadi tempat berkumpul untuk belajar bersama.
Baca juga: Angkringan Kekinian Ini Sediakan Kopi ala Kafe dengan Harga Ramah di Kantong
“Nantinya di sini saya sediakan buku bagi pengunjung yang datang, agar tidak hanya menikmati kopi saja juga bisa belajar dan membaca buku,” tutur bapak dua anak tersebut.
Dalam memasarkan kedainya, Tedi menggunakan media sosial Instagram @baliscoffee dan nomor WhatsApp 0821 3443 5544. Kedai tersebut juga bisa dijumpai di layanan antar jemput seperti GrabFood dan juga Shopee Food.
“Walaupun kedai ini berada di desa, untuk pelanggan yang datang kebanyakan dari daerah kota, Kaliwungu, dan sebagainya. Sedangkan untuk penjualan sehari bisa 50 sampai 60 cup,” tansdasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

