Kudus Mulai Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun, 615 Siswa SD IT Al Islam jadi Sasaran Pertama

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mulai melakukan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun di SD Islam Terpadu Al Islam, Desa Glantengan, Kecamatan Kudus, Senin (27/12/2021). Di sekolah tersebut ada 615 siswa yang disuntik Vaksin Sinovac.

Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, vaksinasi anak ini bisa dilakukan setelah capaian vaksinasi lansia lebih dari 60 persen, dan total vaksinasi dosis pertama melebihi 70 persen.

“Jadi sekarang kita bisa mulai vaksinasi untuk anak,” kata Hartopo saat meninjau vaksinasi anak di sekolah tersebut.

-Advertisement-

Baca juga: Target Rampung Januari 2022, Pemkot Semarang Vaksinasi 14 Ribu Anak Usia 6-11 Setiap Hari

Untuk itu, Hartopo meminta Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus bisa ikut mendukung kegiatan ini dengan menyiapkan fasilitas tempat maupun mobilisasi. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Polres Kudus, atas bantuan vaksinator.

“Dengan kolaborasi ini, kita bisa segera menyelesaikan vaksinasi anak. Sesuai dengan target kita, 75 persen herd immunity di Kudus bisa tercapai,” sambungnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Andini Aridewi menambahkan, vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini akan menyasar 79.072 siswa berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Khusus di SD IT Al Islam, dari target 758 siswa, hanya 615 anak yang bisa mengikuti vaksinasi, karena kondisinya paling memungkinkan disuntik.

“Vaksin sekarang yang kami pakai Sinovac, walaupun nanti dimungkinkan pakai vaksin lain sesuai dengan yang direkomendasikan Kemenkes,” ungkap Andini.

Baca juga: Waspadai Omicron, Ketua IDI Kudus: ‘Kuncinya Vaksinasi dan Pakai Masker

Dalam penyuntikan vaksin kepada anak, kata Andini, pemerintah pusat tidak memberikan batas waktu. Hanya saja dari Kabupaten Kudus menargetkan dalam satu bulan vaksinasi anak bisa selesai. Terlebih dropping vaksin Sinovac juga telah diterima beberapa waktu lalu, dengan total sekitar 89 ribu dosis.

“Kami berharap bisa menyelesaikan vaksinasi dalam satu bulan. Setelah itu kita lanjut untuk dosis kedua. Di samping itu, kami punya PR untuk kelompok lain,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER