Target Rampung Januari 2022, Pemkot Semarang Vaksinasi 14 Ribu Anak Usia 6-11 Setiap Hari

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang menargetkan 14 ribu anak usia 6-11 tahun bisa divaksin setiap hari. Untuk itu, pihaknya melaksanakan penyuntikan serentak di beberapa sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam mengatakan, penyuntikan 13 ribu hingga 14 ribu anak setiap hari itu untuk mengejar target selesai di Januari 2022.

“Kita akan lakukan secara bertahap hingga Januari tahun depan,” jelasnya, Selasa (21/12/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Vaksinasi untuk Anak Usia 6-11 Tahun di Semarang Sudah Dimulai Hari Ini

Dia mengaku sudah antisipasi jika ada sejumlah siswa yang terpaksa menyusul untuk divaksin. Untuk itu, dia menginstruksikan semua Puskesmas juga turut terlibat melakukan vaksinasi.

“Kalau tak meleset tanggal 10 Januari nanti akan segera selesai,” ujarnya.

Selain dari puskesmas, DKK Semarang juga dibantu dari Polri dan rumah sakit. Untuk sistemnya adalah jembut bola dengan mendatangi masing-masing sekolah.

“Agar mereka tetap enjoy di sekolahanya masing-masing,” ucapnya.

Baca juga: Gibran Percepat Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Akan Dimulai 21 Desember Nanti

Sampai saat ini, Kota Semarang masih mempunyai stok vaksin sinovac sebanyak 16 ribu dosis. Selain itu, juga ada tambahan vaksin dari Polri yang diberikan untuk rumah sakit dan sekolah.

“Jadi Polri juga dapat dari pusat. Jadi bisa bantu di sekolahan dan rumah sakit juga,” tandas Hakam.

Salah satu SD yang jadi tempat vaksinasi adalah SDN Pakunden. Hari ini, 367 siswa yang menjalani vaksinasi di sekolah tersebut. Kepala Sekolah SDN Pakunden, Abdul Khalik mengatakan, selain siswa dari SDN Pakunden, ada juga siswa susulan dari TK yang menginduk di SDN Pakunden sebanyak 16 anak.

Untuk vaksinasi kali ini, menurutnya berjalan dengan lancar meski masih terdapat beberapa siswa yang takut. Meski begitu, siswa tersebut tak sampai lari atau kabur dari lokasi vaksinasi.

“Ya wajar lah takut sama suntik, tapi mereka antusias,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER