31 C
Kudus
Senin, Oktober 25, 2021
spot_img
BerandaKulinerTak Hanya Jogja,...

Tak Hanya Jogja, Bakpia Nura di Salatiga Ini Juga Laris Manis Diburu Pembeli

BETANEWS.ID, SALATIGA – Di sebuah tempat produksi bakpia yang berada di Desa Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, terlihat beberapa pekerja sedang melakukan aktivitasnya. Beberapa di antara menyiapkan adonan di atas baki untuk dipanggang, dan beberapa lagi tengah mengemas bakpia.

Di tengah hiruk piku para pekerja itu, seorang wanita berkerudung ungu tampak beberapa kali mondar-mandir memastikan produksi hari itu berjalan lancar. Dia adalah Sumarti (61), Pemilik Bakpia Nura.

Para Karyawan sedang membuat Bakpia Nura. Foto: Faris Azhari.

Di sela-sela aktivitasnya itu, Sumarti bersedia berbagi cerita kepada betanews.id soal usaha yang awalnya dirintis di Yogyakarta itu. Ia menjelaskan, alasan dirinya pindah ke Salatiga lantaran permintaan bakpia di kota tersebut sangat tinggi. Sehingga, ia kemudian memutuskan pindah ke sana pada 1980.

- Ads Banner -

Baca juga: Argotelo, ‘Surganya’ Makanan Berbahan Ketela di Salatiga

“Karena di Salatiga peminatnya banyak terus pindah ke salatiga mulai tahun 1980,” ungkapnya, Jumat (13/8/2021).

Puluhan tahun menjalani bisnis bakpia, lanjut Sumarti, ia terus mempertahankan resep awal yang membuat pelanggannya tak pernah berpaling. Bakpia di tempatnya itu terbuat dari gandum, kacang hijau, dan bumbu racikan khas Nura. Kini, ia bisa memproduksi 1.000 bungkus per hari dengan produk yang diminati adalah bakpia pathok krispi dan bakpia basah.

Baca juga: Egg Roll Berbahan Labu Buatan Ike Ini Terkenal Renyah, Penjualan ke Berbagai Daerah

Harga bakpia ini cukup terjangkau mulai dari Rp 6.000 untuk bakpia basah sampai Rp 25.000 untuk bakpia krispi. Dalam sehari, tokonya itu bisa menjual ratusan bungkus.

“Selain bakpia, saya juga menyediakan egg roll, semprong wijen, kripik tempe, dan makanan oleh-oleh lainnya,” tandas Sumarti.

Penulis: Faris Azhari (Mahasiswa Magang IAIN Salatiga)

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Redaksi
Beta adalah media online yang lahir di era digital. Berita yang disajikan unik, menarik dan inspiratif. Serta dikmas dalam bentuk tilisan, foto dan video.

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,023PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
62,220PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler