Gibran Terima Bantuan 200 Tabung Oksigen dari Bank Indonesia

BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menerima bantuan oksigen dari Bank Indonesia (BI). Bantuan oksigen tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala BI Perwakilan Solo, Nugroho Joko Prastowo di halaman Balai Kota Solo, Senin (2/8/2021). Adapun jumlah tabung okigen tersebut berjumlah 200 buah dengan kapasitas masing-masing 6 m3.

“Terima kasih sekali hari ini kami terima 200 tabung oksigen dari BI. Ini luar biasa sekali di tengah pandemi seperti ini, di mana angka penyebaran Covid-19 di Solo dan Solo Raya masih fluktuatif. Tabung oksigen ini tentunya sangat berguna sekali. Harapannya ke depan semoga angka Covid-19 di Solo segera landai,” ucap Gibran.

Menurut Gibran, tabung oksigen tersebut akan dikirimkam secara bertahap. Pada tahap pertama kali ini, dikirimkan sejumlah 100 tabung yang akan disalurkan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo kepada 16 RS, 17 Puskesmas, dan Public Safety Center (PSC) 119.

-Advertisement-

Baca juga: Isi Ulang Oksigen Gratis Diserbu Warga, Gibran: ‘Nek Ono Seng Ngedol Meneh, Laporno Aku!’

“Bantuan-bantuan berdatangan terus. Nanti malam juga datang lagi oksigennya dari BI juga. Dari Shopee juga akan datang lagi. Jadi ya harapannya jangan sampai kepakai lah soalnya BOR-nya juga sudah lumayan turun,” kata dia.

 Disamping itu, untuk pengisian oksigen gratis di rumah dinas Wali Kota Solo akan dilaksanakan setiap hari Rabu dan Sabtu. Ini  diperuntukkan bagi pasien non covid yang sedang rawat jalan.

“Nanti kita lihat warga antusias atau tidak itu saja. Kebanyakan kalau yang di Loji Gandrung (Rumah Dinas Wali Kota Solo)  itu saya kira fokuskan untuk warga yang non covid, karena mereka juga susah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Keaehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan, tiap Rumah Sakit harus tertib dalam mengisi data pada aplikasi SISRS serta JOS agar kebutuhan oksigen setiap harinya dapat terseteksi. Dirinya juga mengatakan kebutuhan oksigen saat ini relatif aman dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Baca juga: Pemkot Solo Distribusikan Bantuan 200 Tabung Oksigen ke Rumah Sakit Rujukan Covid-19

“Ini (kebutuhan oksigen) sudah relatif aman. Sehingga saya mohon teman-teman RS isiannya di JOS dan sistem informasi online RS itu benar-benar di isi sehingga kita bisa mendetek,” ucap Siti.

Menurut Siti, dirinya menghitung jumlah kebutuhan oksigen secara optimal. Menurutnya, jika pasien Covid-19 berkurang, maka kebutuhan oksigen pun berkurang.

“Saya belum bisa dalam arti Solo kebutuhannya dikurangi sekian itu belum bisa, karena Solo ada RS rujukan juga. RS sendiri jangan lupa isi sistem informasi RS online, JOS juga jadi bisa di monitor,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER