Tanggapi Kasus Pesilat Cedera, Anggota DPRD Kudus Dorong Pemkab Beri Jaminan Keselamatan Atlet

BETANEWS.ID, KUDUS – Kasus atlet pencak silat yang cedera patah tulang ketika bertanding di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kudus jadi sorotan serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Kudus. Apalagi, pesilat tersebut tak mampu membayar biaya penanganan yang mencapai Rp17,9 juta.

Anggota Komisi D DPRD Kudus, Muhtamat, mendorong pemerintah kabupaten memberikan perlindungan keselamatan bagi atlet yang cedera. Jika memang tak bisa diback-up oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, maka dianjurkan dengan BPJS Ketenagakerjaan.

“Bisa juga dengan MoU (Memorandum of Understanding) dengan rumah sakit milik Pemda Kudus. Agar ketika ada atlet yang cedera dan dirawat di rumah sakit milik Pemda, pembiayaanya bisa lebih murah,” ujar Muhtamat kepada Betanews.id, Rabu (1/3/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Dapat Keringanan Biaya dari RS Mardi Rahayu, Pasien Pesilat Sudah Pulang Malam Ini

Muhtamat menuturkan, bahwa kasus yang menimpa atlet pelajar bernama Aira bisa jadi sebuah pelajaran berharga. Tak dipungkiri, bahwa kasus atlet itu bisa saja terjadi di kemudian hari dan menimpa atlet lainnya.

“Namun, jangan sampai, atlet cedera dan tak mampu membayar biaya perawatan rumah sakit itu terulang kembali. Oleh karenanya kami mendorong semua pihak harus duduk bersama dan cari solusi,” tegas ketua Fraksi Nasdem tersebut.

Pasalnya, kata Muhtamat, setiap atlet harus disuport secara penuh. Sehingga mereka dalam bertanding tidak setengah hati karena khawatir cedera dan sebagainya.

Baca juga: RS Mardi Rahayu Tak Menahan Atlet Silat, Janji Beri Kemudahan Administrasi dan Perbolehkan Pulang

“Dengan adanya jaminan biaya perawatan ketika cedera, para atlet akan bertanding dengan semangat juang yang tinggi tanpa takut cedera. Termasuk ketika nanti bertanding di tingkat Provinsi dan lainnya,” bebernya.

Dia sendiri bersama rekan dewan dan tokoh masyarakat kemarin iuran untuk membantu Aira. Ia juga berterima kasih kepada para tokoh masyarakat yang ikut membantu.

“Saya juga berterima kasih kepada semua pihak termasuk rumah sakit yang sudah memberikan diskon biaya perawatan. Kita akan dorong Pemkab membuat kebijakan terkait biaya perawatan atlet cedera ketika bertanding. Agar tak ada kasus serupa dikemudian hari,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER