BETANEWS.ID, KUDUS – PT Djarum dan Polytron kembali menyalurkan bantuan melalui program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) di Kabupaten Kudus. Sebanyak 128 rumah direnovasi dan dibangun ulang dengan total anggaran mencapai Rp8,9 miliar.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Pendopo Kabupaten Kudus, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini dihadiri Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama jajaran Forkopimda dan perwakilan perusahaan.
Program RSLH tahap pertama 2026 menjangkau 14 kecamatan di Kudus. Rinciannya meliputi Kecamatan Bae sebanyak 24 rumah, Dawe 25 rumah, Jati 23 rumah, dan Kaliwungu 56 rumah.
Setiap unit rumah dibangun atau direnovasi dengan anggaran sekitar Rp70 juta. Program ini menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah.
Salah satu penerima bantuan, Krisna Sukmawati (30), mengaku kondisi rumahnya sebelumnya kerap bocor saat hujan. Ia mengatakan kini rumahnya jauh lebih aman dan nyaman untuk ditempati.
“Kalau hujan deras, air sering masuk karena atap bocor. Sekarang rumah kami sudah jauh lebih baik, kami sangat berterima kasih,” ujarnya.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengapresiasi kontribusi PT Djarum dan Polytron dalam membantu masyarakat. Menurutnya, program ini menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan swasta.
“Program ini langsung menyentuh masyarakat dan membantu meningkatkan kesejahteraan. Harapannya, kolaborasi seperti ini terus berlanjut,” kata Sam’ani.
General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, menyebut program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap masyarakat. Momentum 75 tahun PT Djarum juga menjadi penguat untuk terus menghadirkan program sosial yang berdampak.
Ia menjelaskan rumah yang dibangun memperhatikan aspek kenyamanan dan kesehatan. Desain hunian disesuaikan dengan kebutuhan keluarga serta dilengkapi ventilasi dan sanitasi yang baik.
Finance Director Polytron, Guido One Tuwan, menambahkan keterlibatan perusahaan dilandasi tanggung jawab sosial. Menurutnya, keberadaan Polytron di Kudus harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin masyarakat merasakan dampak langsung dari keberadaan perusahaan. Rumah layak huni ini diharapkan menjadi awal kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.
Dari total 128 rumah, sebanyak 72 unit merupakan kontribusi PT Djarum dan 56 unit dari Polytron. Sepanjang 2026, kedua perusahaan menargetkan pembangunan 492 rumah di sejumlah daerah di Jawa Tengah.
Program tersebut akan diperluas ke beberapa wilayah seperti Brebes, Wonogiri, hingga Temanggung. PT Djarum juga dijadwalkan meresmikan 10 rumah di Brebes pada akhir April 2026.
Sejak 2022 hingga 2025, program RSLH telah merealisasikan 626 unit rumah di berbagai daerah. Wilayah penerima meliputi Kudus, Demak, Blora, hingga Purbalingga.
Editor: Kholistiono

