BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mulai mempersiapkan tahapan lelang untuk pembongkaran Stadion Wergu Wetan. Diketahui, stadion kebanggaan warga Kudus tersebut akan dibangun kembali dengan skema renovasi total.
Adapun nilai material dari bangunan lama tersebut ditaksir mencapai Rp969,34 juta. Nilai tersebut berdasarkan hasil penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).
Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus, Djati Solechah, mengatakan nilai tersebut berasal dari potensi material bangunan yang masih memiliki nilai ekonomis. Beberapa material bangunan dinilai masih dapat dimanfaatkan kembali.
“Penaksiran dari KJPP Semarang menunjukkan nilai bongkaran stadion sekitar Rp969,34 juta. Itu karena masih ada sejumlah material yang bisa dimanfaatkan kembali,” ujarnya belum lama ini.
Djati menjelaskan, hasil appraisal ini akan menjadi dasar dalam proses lelang aset sebelum dilakukan penghapusan bangunan lama. Proses lelang nantinya akan dilakukan secara terbuka dengan menggandeng Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Semarang.
“Kami sedang menyiapkan seluruh administrasi agar lelang bisa segera dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Ia berharap proses lelang dapat dimulai dalam waktu dekat, sehingga pembongkaran stadion bisa segera dilakukan untuk mendukung percepatan pembangunan fasilitas baru.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus, Harry Wibowo, menegaskan bahwa pembangunan stadion baru menjadi bagian dari program pemerintah pusat yang menargetkan standar internasional.
“Stadion akan dibangun ulang dengan standar Asian Football Confederation (AFC) dan kapasitas sekitar 8.000 penonton,” jelasnya.
Ia menyebut, Pemkab Kudus diminta memastikan area stadion dalam kondisi kosong, termasuk melakukan pembongkaran total sesuai kebutuhan pembangunan. Selama dua bulan ini, pihaknya fokus pada pembongkaran dan appraisal aset.
“April hingga Mei ini fokus pada pembongkaran dan appraisal aset. Sambil menunggu proses itu, kami juga melakukan pengosongan stadion,” tambahnya.
Menurut Harry, pembangunan fisik stadion diperkirakan mulai berjalan pada pertengahan 2026, tepatnya sekitar Juli hingga Agustus, setelah seluruh tahapan persiapan selesai.
“Konsepnya tanpa lintasan atletik agar lebih fokus ke sepak bola, dan tribun akan menggunakan kursi tunggal. Untuk atap, sementara direncanakan hanya di sisi barat,” ungkapnya.
Editor: Kholistiono

