31 C
Kudus
Jumat, Februari 27, 2026

BLT BBM untuk Warga Solo Disalurkan Melalui Kantor Kelurahan

BETANEWS.ID, SOLO – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) di Solo disalurkan perdana pada Kamis (8/9/2022) lalu. Untuk memudahkan masyarakat, BLT tersebut disalurkan di setiap kantor kelurahan.

Seperti hari ini, Senin (12/9/2022), Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres jadi salah satu lokasi penyaluran BLT BBM. Lurah Jagalan Yudha Andika menyebut, setidaknya ada sekitar 1.300-an warga yang mendapat BLT BBM.

“Akan ada dua gelombang, hari ini dan besok. Di masing-masing jamnya ada penerima yang udah dijadwalkan. Pengatuannya dari Kemensos (Kementerian Sosial), kita cuma menyalurkan,” jelas Yudha.

-Advertisement-

Baca juga: 63 Ribu Warga Solo dapat BLT BBM dari Pemerintah Pusat, Disalurkan Mulai Hari Ini

Untuk hari ini, dirinya menyebut ada sekitar 800 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mengambil bansos tersebut. Daftar itu merupakan data yang didapatkan langsung dari Kemensos.

“Hari ini selesai jam 15.00-an kita sudah selesai, tadi jam 8.00 sudah mulai. Syaratnya belum berubah, yaitu undangan, KTP, KK, seperti penerimaan BLT sebelumnya,” katanya.

Salah satu KPM, Sukini (64) mengaku senang karena ia kembali mendapatkan bantuan sosial itu. menurutnya, bantuan tersebut akan ia gunakan untuk tambahan modal usaha dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya kan ada usaha jahit. Ini uangnya Rp500 ribu, masuk program BLT BBM. Terima undangannya Jumat, terus disuruh ke sini Senin,” kata warga RT 001/ RW 010 itu.

Pantauan Betanews.id, wanita itu datang mengambil BLT BBM dengan menggunakan tongkat jalan. Namun, ia tidak mengeluh lantaran menurutnya tempat tinggalnya dekat dengan lokasi pembagian BLT.

“Saya jalan sendiri. Deket kok sebelah sini saja. Saya didahulukan karena saya pakai tongkat,” ujarnya.

Baca juga: Ada 3,2 Juta Warga Jateng yang Akan Terima BLT BBM

Senada, Joko Parmanto (69) juga mengaku sedang dengan adanya BLT tersebut. Dirinya bercerita, selain menghidupi keluarganya, ia juga merawat ketiga keponakannya yang yatim piatu dan masih berstatus pelajar.

“Ya sangat membantu, untuk anak-anak karena masih kecil-kecil, masih sekolah, ya untuk mbantu untuk keluarga lah. Adik saya punya anak-anak tiga masih sekolah semua dan ibunya meninggal, bapaknya ndak ada juga, jadi ikut saya,” ujar Joko. 

Menurutnya, bantuan sebesar Rp500 ribu itu akan ia gunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Ia juga mengaku pekerjaannya terdampak kenaikan harga BBM.

“Pengaruh, saya sebagai driver sih sedikit ya, untuk motor aja, mungkin bosnya yang (merasakan pengaruh),” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER