Hartopo: ‘Kalau Harus Diimbau Terus untuk Maskeran, yang Ngimbau Capek’

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)  sudah berlangsung sejak Senin (11/1/2021) dan dijadwalkan berakhir pada Senin (25/1/2021) nanti. Selama itu pula, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo selalu memantau penerapan protokol kesehatan (prokes) di sejumlah tempat yang biasa didatangi warga Kudus. Tidak terkecuali peninjauan supermarket atau pasar swalayan besar di Kudus, Selasa (19/1/2021).

Bersama Forkopimda, Hartopo mengunjungi tiga supermarket mulai Superindo, Hypermart, hingga ADA Swalayan. Selama sidak, tak henti-hentinya Hartopo mengingatkan warga untuk patuh pada prokes, seperti mengenakan masker, cuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

Beberapa pengunjung ADA Swalayan sedang memilih pakaian yang hendak dibeli, Selasa (19/1/2021). Foto: Nila Rustiyani.

“Tolong semua ada pendisiplinan diri terkait masker. Kalau harus diimbau terus untuk maskeran, yang ngimbau capek. Makanya, ayo disiplinkan diri memakai masker, insyaallah aman,” ungkap Hartopo mengingatkan.

-Advertisement-

Baca juga: Sidak Sejumlah Pasar di Kudus, Hartopo: ‘Pembeli yang Tak Pakai Masker Jangan Dilayani’

Penggunaan masker memang sangat ditekankan setiap kali Hartopo melakukan sidak. Bukan hanya itu, Hartopo juga meminta bantuan dari masing-masing satuan tugas (satgas) yang disiapkan oleh swalayan untuk selalu mengingatkan para pengunjung tentang protokol kesehatan yang wajib dilakukan.

“Pegawai juga saling mengingatkan, saat ngobrol jangan sampai masker diturunkan. Dan adanya satgas di dalam swalayan, diharapkan mampu memonitoring kegiatan pengunjung yang datang,” ungkap Hartopo.

Sidak yang dilakukan Hartopo selesai sekitar pukul 12.00 WIB. Superindo, Hypermart, dan ADA Swalayan dinilai sudah memenuhi prokes PPKM yang diberlakukan. Mulai dari adanya satgas di dalam maupun di luar yang selalu memonitoring orang belanja.

“Yang Superindo sudah bagus dan mulai ditata. Hypermart bangku-bangku yang diberi tanda silang saya suruh diambil. Kalau di ADA sendiri tatanan kasir, tempat antre, saat masuk, sudah ditata dengan baik. Satgas sudah disiapkan semua,” jelas Hartopo saat ditanya terkait hasil sidaknya kali ini.

Baca juga: Hartopo Batasi Pengunjung Pasar Kliwon dari Luar Daerah

Untuk sanksi bagi swalayan yang tidak mengindahkan imbaunnya ini, Hartopo tidak segan menutup yang bandel itu. Sebagai contoh, Indomaret dan Alfamart adalah beberapa toko retail yang pernah ditutup Hartopo sementara waktu saat kedapatan tidak mengindahkan prokes yang berlaku.

“Kalau ada kerumunan kita imbau untuk semua, baik perkantoran, pabrik, swalayan, kalau tidak diindahkan (terkait prokes) kami tutup. Sesuai SOP, semua yang masuk cuci tangan dan pakai masker. Kalau ada kerumunan di dalam, juga harus ada teguran dari petugasnya sendiri,” jelas Hartopo mengakhiri perbincangn bersama awak media.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER