Hartopo Batasi Pengunjung Pasar Kliwon dari Luar Daerah

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah memasuki hari ke delapan. Hari ini, Senin (18/1/2021), Plt Bupati Kudus HM Hartopo melakukan sidak ke beberapa pasar tradisional di Kudus. Dalam sidak tersebut, Hartopo yang datang bersama Forkopimda mengunjungi tiga pasar besar di Kudus, mulai Pasar Bitingan, Pasar Kliwon, dan Pasar Baru.

Memasuki Pasar Bitingan, terlihat hampir semua pedagang dan pembeli memakai masker. Di sejumlah titik juga sudah disediakan tempat untuk mencuci tangan. Atas penerapan protokol kesehatan ini, Hartopo sangat mengapresiasi hal yang sudah diterapkan di pasar tradisional ini, terkhusus Pasar Bitingan.

Hal yang sama juga terlihat saat rombongan Hartopo melakukan sidak ke Pasar Kliwon. Masker, tempat cuci tangan, sangat umum ditemukan, orang-orang yang datang pun tak seramai biasanya.

-Advertisement-

Baca juga: Sidak Sejumlah Pasar di Kudus, Hartopo: ‘Pembeli yang Tak Pakai Masker Jangan Dilayani’ 

“Kondisi saat ini banyak yang tutup. Pembeli sangat membatasi kegiatan di pasar, ” ungkap Hartopo kepada awak media yang ikut hadir saat itu.

Bukan hanya itu, demi memutus rantai penyebaran virus Covid-19, Hartopo membatasi adanya pembeli dari luar daerah. Mengingat, pasar Kliwon merupakan salah satu pasar jujugan orang-orang dari beberapa kota, bukan hanya dari Kudus saja.

“Maka dari itu kamu membatasi pengunjung dari luar kota,” tegas Hartopo.

Di lain sisi, Hartopo memberikan inisiasi agar para pedagang mengambil sendiri barang pesanannya di luar pasar, dan tidak memberikan kesempatan bagi orang luar untuk masuk ke area pasar.

“Kalo bisa tidak masuk ke pasar. Hanya drop di luar, biar tidak ada penyebaran virus di dalam pasar, ” jelas Hartopo.

Baca juga: Jam Operasional Terminal Bakalankrapyak Dipersempit, Banyak Peziarah Putar Balik

Atas kebijakan tersebut, penurunan ekonomi tidak dapat dihindarkan. Ia tidak memungkiri jika ekonomi masyarakat mengalami penurunan selama pandemi.

“Karena pada dasarnya orang-orang takut berbelanja, berkegiatan, jadi pembelian menurun,” pungkas Hartopo di akhir perbincangan.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER