Laris Manis, Gorengan Zidan Selalu Ludes Diserbu Pembeli

Siang itu, sejumlah pedagang di tepi jalan, tepatnya di samping lapangan Gribig, Kecamatan Gebog, Kudus, tampak ramai pembeli. Satu di antaranya adalah outlet berwarna merah dengan tulisan GorenganZ.

Di dalamnya tampak seorang pria dengan cekatan menggoreng pisang coklat (piscok) dan tahu ayam pedas dalam wajan. Dia tak lain adalah Zidan (24), pemilik GorenganZ.

Di tengah kesibukannya, Zidan sudi berbagi cerita tentang usahanya. Ia menjelaskan, bahwa bahan baku gorengan yang ia jual bukan buatannya sendiri. Ia membeli bahan baku mentah dari orang lain lalu digoreng sendiri. Menurutnya hal seperti itu dapat memudahkannya dalam berdagang.

-Advertisement-

Baca juga: Kisah Didi, Warga Bandung yang Sukses Jualan Cimol & Kentang di Kudus

Dia juga membeberkan, bahwa GorenganZ terinspirasi dari saudaranya. Karena adanya variasi dan inovasi yang menarik, akhirnya Zidan memutuskan untuk mengikuti jejak saudaranya.

“Dulu itu om saya pernah jualan ini, tapi sudah tutup. Akhirnya saya ikut jualan seperti om saya, dari 2021 hingga sekarang,” ungkapnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Gorengan yang dia jual ada empat macam gorengan, untuk piscok karamel dijual dengan harga Rp1.000, risol mayo Rp2.000, tahu ayam pedas Rp2.000, dan lumpia jagung Rp2.000. Dalam sehari biasanya ia bisa menjual sekitar 120 biji per masing-masing gorengan. 

Menurutnya, tambahan variasi yang unik dari berbagai macam gorengan ini dapat membuat daya tarik pelanggan. Tak heran, jika lapaknya kini selalu dipadati pembeli, terutama di sore hari.

Dari berbagai menu tersebut, yang paling menarik perhatian dari pembeli adalah tahu ayam pedas. Dengan bumbu pedas yang menggigit, tahu ini berhasil mencuri hati banyak pelanggan.

Baca juga: Dari Iseng Jadi Cuan, Kisah Owner Jagung Moza Tarik

“Kalau yang paling best seller biasanya tahu ayam pedas, soalnya dia cocok buat isi snack untuk acara-acara, jadi yang paling banyak buat pesanan-pesanan itu,”  bebernya.

Penulis: Sherly Nabela Octavia, Mahasiswa Magang PBSI UMK

Editor: Ahmad Rosyidi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER