“Liburan Lebaran ini ajak anak-anak untuk berwisata sekaligus ziarah ke sini. Tabarrukan ke makam waliyullah Al Habib Abubakar,” tuturnya saat ditemui di depan pintu masuk makam beberapa waktu lalu.
Hal senada diungkapkan Indawati. Nenek tiga cucu asli Jepara yang tinggal di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji ini seumur hidupnya belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di Pulau Panjang. Dia mengaku sering mendengar kabar tentang keindahan Pulau Panjang.
Namun dirinya tidak tertarik untuk mengunjungi sampai akhirnya mendengar kabar adanya makam wali di Pulau Panjang. Dia yang memang gemar berziarah ke makam-makam wali tersebut kemudian tertarik untuk mengunjungi.
Niat itupun dilaksanakan dengan mengajak anak, menantu, dan para cucunya pada libur Lebaran Idul Fitri kemarin untuk ziarah ke Makam Al Habib Abubakar.
“Alhamdulillah saya akhirnya bisa ziarah sowan ke Makam Syaikh Abubakar. Semoga mendapatkan berkah,” katanya. Lain lagi cerita yang disampaikan oleh Aminuddin.
Baca juga: Selain Pesona Alamnya, Wisata Petik Jambu jadi Magnet Baru Desa Jrahi Pati
Pemuda yang lahir, besar, dan tinggal di Jepara ini sejak kecil cukup sering berwisata ke Pulau Panjang.
“Tapi memang untuk sekedar menikmati keindahan alam. Saya belum tahu kalau ada makam wali di sini,” katanya.
Dirinya baru mengetahui ada makam wali di Pulau Panjang setelah rutin digelar haul. Sejak setahun terakhir, dirinya rutin untuk ziarah ke Pulau Panjang. Bahkan dia juga sering menginap di sekitar kompleks makam.
“Beberapa kali menginap di masjid dekat makam,” ungkapnya.
Aminuddin mengungkapkan, setiap kali berziarah, dia sering berbarengan dengan para peziarah dari luar kota. Seperti dari Jawa Timur, Semarang, Rembang, Solo, dan bahkan beberapa zairin yang berasal dari luar Jawa.
“Sudah sangat mashur Makam Al Habib Abubakar ini,” terangnya.

