Berkat Karomah Makam Al Habib Abubakar, Pesona Pulau Panjang Semakin Menarik Bagi Wisatawan

Warga Kabupaten Jepara tentu tidak asing dengan Pulau Panjang. Bahkan bagi warga di daerah sekitarnya seperti Kudus, Demak, Pati, dan Rembang, Pulau Panjang juga sangat mashur. Pulau yang diperkirakan memiliki luas sekitar 7 hektare itu secara administratif masuk wilayah Kelurahan Ujung Batu.

Sejak lama hingga akhir dekade 1990-an, Pulau Panjang hanya populer sebagai tempat wisata dengan pesona andalan hutan yang masih perawan, hamparan pasir putih, dan tempat habitat burung kunthul atau oleh masyarakat sekitar disebut burung blekok. Setiap pesta lomban yang digelar masyarakat Jepara pada hari ketujuh Lebaran Idul Fitri, Pulau Panjang ini ramai dikunjungi wisatawan.

Bahkan rasanya tidak afdal jika pada pesta lomban belum mengunjungi Pulau Panjang. Tapi lain dulu lain sekarang. Pulau Panjang kini tidak hanya menawarkan pesona eksotisme hutan yang masih perawan, hamparan pasir putih, maupun habitat burung kunthul saja.

-Advertisement-

Baca juga: Ramadan, Museum Jenang dan Gusjigang Jadi Favorit Ngabuburit Warga

Keberadaan makam Waliyullah Al Habib Abubakar bin Ahmad bin Syekh bin Yahya Ba’alawi menjadi magnet baru yang semakin kuat menyedot kedatangan ribuan wisatawan peziarah setiap tahunnya. Makam Al Habib Abubakar tersebut semakin ramai dikunjungi wisatawan peziarah semenjak digelar kegiatan haul yang diinisiasi Habib Lutfi Pekalongan pada tahun 2001.

Sejak itulah, Pulau Panjang semakin populer. Bukan hanya didatangi oleh wisatawan yang ingin menikmati pesona alamnya saja, tapi juga para peziarah dari berbagai daerah yang jauh-jauh datang dari berbagai daerah untuk ngalap berkah. Seperti dituturkan oleh Sutiyono, juru kunci makam Al Habib Abubakar, orang-orang yang datang ke Pulau Panjang saat ini bukan hanya wisatawan domestik dari Jepara saja.

Tapi ribuan orang setiap bulannya datang dari berbagai wilayah di nusantara yang ingin ziarah ke makam Al Habib Abubakar. Selama libur Lebaran Idul Fitri 2018 kemarin, ribuan orang setiap harinya datang khusus untuk berziarah. Kedatangan para zairin ini tidak lain untuk ngalap berkah dan tabarrukan kepada waliyullah pejuang dan penyebar Islam di Bumi Kartini.

Seperti yang dilakukan Yuliana yang jauh-jauh datang dari Kabupaten Purworejo. Dia bersama suami dan kedua anaknya mendengar adanya makam seorang wali di Pulau Panjang Jepara. Dia juga sering mendengar tentang keindahan Pulau Panjang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER