31 C
Kudus
Jumat, Februari 27, 2026

Ramadan, Museum Jenang dan Gusjigang Jadi Favorit Ngabuburit Warga

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa lokasi di Kabupaten Kudus menjadi tempat favorit untuk ngabuburit bagi warga Kudus yang sedang menjalani ibadah puasa. Satu di antaranya yakni Museum Jenang dan Gusjigang.

Beberapa orang terlihat memasuki museum yang berada di tepi Jalan Sunan Muria, Desa Glantengan, Kecamatan Kota Kudus. Tak hanya warga lokal Kudus, banyak juga warga lain daerah yang ngabuburit di museum yang diresmikan pada tahun 2017 tersebut.

Kepala Museum Jenang dan Gusjigang, Hesti Tri Hartanto menyampaikan, selama.Ramadan, memang banyak warga yang memanfaatkan Museum.Jenang sebagai salah satu tempat favorit untuk ngabuburit. Sebab, suasananya sangat nyaman dijadikan tempat untuk menunggu waktu berbuka puasa.

-Advertisement-

Baca juga: Menikmati Sensasi Barramundi Berbumbu Nusantara, Menu Favorit Buka Puasa di Putra Nelayan Pati

“Selain lokasinya yang nyaman, Museum Jenang ini bisa untuk memperkaya wawasan, edukasi dan banyak spot-spot instagramable. Jadi Museum Jenang dan Gusjigang ini sangat cocok untuk dijadikan tempat ngabuburit,” ujar Hesti kepada awak media di Museum Jenang dan Gusjigang, belum lama ini.

Hesti melanjutkan, di Museum Jenang dan Gusjigang banyak koleksi-koleksi yang bernilai. Selain muatan budaya dan sejarah juga ada nilai-nilai religiusnya.

“Sehingga para pengunjung bisa berwisata dan menambah iman dan takwa. Dengan melihat dan mempelajari koleksi-koleksi yang ada di Museum Jenang dan Gusjigang,” bebernya.

Di dalam Museum Jenang dan Gusjigang, tuturnya, pengunjung bisa melihat sejarah panjang perjalanan perusahaan jenang Mubarok yang dirintis pada tahun 1910 Masehi. Dari yang diolah secara tradisional sampai menjadi perusahaan modern.

“Serta di dalam Museum Jenang dan Gusjigang juga ada koleksi yang menandakan kearifan lokal Kudus. Jenisnya banyak sekali, sebagai sejarah, budaya, seni, religi, dan jati diri Kota Kudus itu sendiri,” bebernya.

Para pengunjung juga bisa melihat beberapa koleksi sebagai identitas Gusjigang. Sebuah falsafah peninggalan Sunan Kudus yang memiliki akronim, Bagus, Ngaji dan Berdagang.

Baca juga: Kopi Khas Turki Kini Hadir di Kudus, Sensasi Kopi Ala Timur Tengah yang Jadi Idaman Baru

Di dalam museum, juga ada koleksi Alquran dari yang terkecil hingga yang terbesar. Selain itu ada juga beberapa kaligrafi karya orang-orang ternama yang pernah juara baik tingkat nasional maupun internasional.

“Selain itu juga ada perjalanan beberapa pengusaha rokok. Di antaranya Nitisemito dan koleksinya, serta ada rumah kapal dan omah kembar,” imbuhnya.

Salah satu pengunjung yakni, Zahra Devina (19) sangat terkesan dengan koleksi yang ada di Museum Jenang dan Gusjigang. Menurutnya, kunjungan pertamanya itu sangat bermanfaat, apalagi di bulan Ramadan.

“Ternyata di museum ini banyak koleksi tentang sejarah Islam. Sehingga cocok untuk dijadikan lokasi favorit ngabuburit,” ujar remaja asal Pati tersebut.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER