BETANEWS.ID,KUDUS – Sensasi kopi khas Timur Tengah kini bisa dinikmati tanpa harus jauh-jauh ke luar negeri. Di kawasan wisata Pijar Park, Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, pengunjung dapat mencicipi kopi ala Turki yang baru diluncurkan pada Januari lalu.
General Manager Pijar Park, Pujiharto mengatakan, kopi tersebut diracik dengan menyesuaikan cita rasa lokal agar tetap cocok di lidah masyarakat Kudus.
“Rasanya pasti lebih kuat, karena kalau di Timur Tengah biasanya kaya akan rempah. Jadi kita sesuaikan dengan lidah warga Kudus,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).
Baca juga: Laris Manis, Cireng Kuah Creamy di Tayu Ini Ludes Setiap Hari
Ia menjelaskan, pengunjung memiliki beragam pilihan menu, mulai dari kopi santan, kopi rempah, hingga kopi original. Bahan utamanya menggunakan biji Robusta khas Colo yang merupakan produk lokal Muria.
Keunikan lainnya terletak pada teknik penyajian yang menggunakan metode ibrik, yakni cara tradisional dari Turki. Teknik ini menghasilkan tekstur kopi lebih pekat dengan aroma rempah yang kuat.
“Teknik yang kita bawa memakai ibrik dari Turki, jadi proses penyajian benar-benar ala Timur Tengah,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyambut baik inovasi tersebut. Ia menyebut kehadiran kopi Turki menjadi daya tarik baru wisata di daerah pegunungan Muria.
“Di sini sudah ada kopi Turki. Ini oleh-oleh dari Mbak Yanti saat pameran ke Libya dan Turki,” katanya.
Baca juga: Obong Satay, Sate Ayam Khas Kudus yang Tak Pernah Sepi Pembeli
Ia menambahkan, kopi tersebut memiliki variasi unik, seperti menggunakan gula semut, santan, hingga campuran alpukat.
“Menu ini sangat berbeda. Setelah minum, rasanya menambah energi dan semangat. Jadi tidak perlu jauh-jauh ke Turki, di Pijar Park saja sudah ada kopi Turki,” tuturnya.
Pemerintah daerah berharap inovasi kuliner seperti ini dapat memperkuat daya tarik wisata sekaligus mendorong promosi pariwisata Kudus.
Editor: Kholistiono

