Didukung Tren Media Sosial, Camping di Pulau Panjang Jepara Kian Diminati

Wisata alam berbasis pengalaman seperti camping kini semakin diminati, terutama di kawasan Pulau Panjang, Jepara. Sejak sekitar tahun 2017, layanan penyewaan tenda di kawasan ini mulai berkembang dan menarik perhatian wisatawan, khususnya kalangan muda.

Ganung (35), salah satu penyedia jasa sewa tenda di Pulau Panjang, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah pengunjung tidak lepas dari pengaruh media sosial, terutama platform seperti TikTok.

“Banyak yang datang karena lihat di TikTok, istilahnya korban TikTok,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

-Advertisement-

Layanan yang ditawarkan cukup sederhana. Calon penyewa hanya perlu melakukan pemesanan melalui aplikasi pesan seperti WhatsApp, memilih jenis tenda dari katalog, lalu melakukan pembayaran uang muka. Harga sewa tenda pun tergolong terjangkau, mulai dari Rp100.000 per malam.

Baca juga: Ramadan, Museum Jenang dan Gusjigang Jadi Favorit Ngabuburit Warga

Menariknya, tidak ada biaya tambahan untuk lahan camping. Pengunjung hanya dikenakan tiket masuk kawasan sebesar Rp8.000 sesuai peraturan daerah. Hal ini membuat wisata camping di Pulau Panjang menjadi alternatif liburan yang ramah di kantong.

Mayoritas pengunjung berasal dari kalangan pelajar hingga keluarga muda. Namun, akhir pekan, terutama malam Minggu, menjadi waktu paling ramai. Selain itu, lonjakan wisatawan juga terjadi saat libur panjang atau tanggal merah.

Meski terlihat menjanjikan, usaha ini tetap menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah faktor cuaca yang sangat memengaruhi jumlah pengunjung. Saat musim angin barat dan ombak tinggi, aktivitas wisata cenderung menurun drastis.

Selain itu, risiko kerusakan peralatan juga menjadi perhatian. Aktivitas seperti barbeku kerap menyebabkan kerusakan pada perlengkapan camping. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak penyedia telah menetapkan aturan dan sanksi yang disepakati bersama penyewa sebelum penggunaan.

Baca juga: Selain Pesona Alamnya, Wisata Petik Jambu jadi Magnet Baru Desa Jrahi Pati

Dalam hal keuntungan, Ganung memperkirakan margin usaha rental berada di kisaran 20 hingga 30 persen setelah dikurangi biaya operasional, seperti tenaga bongkar pasang, pencahayaan berbasis aki, serta perawatan peralatan.

Dengan kombinasi keindahan alam dan kemudahan akses layanan, Pulau Panjang terus menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman bermalam di alam terbuka. Dukungan media sosial pun diyakini akan terus mendorong popularitas wisata ini di masa mendatang.

Penulis: Rahayu Kiswara, Mahasiswa KPI, Unisnu Jepara

Editor: Ahmad Rosyidi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER