Anggota Paskibraka Kudus Bakal Jalani Karantina di Hotel

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 64 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kudus terus mematangkan latihan menjelang pelaksanaan upacara HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada 17 Agustus 2025. Dengan semangat tinggi, para anggota yang terdiri dari 40 siswa putra dan 24 putri itu kini sudah memasuki tahap pematangan formasi.

Puluhan anggota tersebut nantinya akan menjalani karantina menjelang pelaksanaan tugas pentingnya. Hal itu dilakukan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan anggota dalam mengemban tugasnya.

Baca Juga: Sebanyak 1.449 Warga Kudus Alami Gangguan Jiwa, Kecamatan Gebog Paling Banyak

-Advertisement-

Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama pada Badan Kesbangpol Kudus, I’in Vestriaswari menyampaikan, sebagai bentuk persiapan akhir, seluruh anggota Paskibraka akan dikarantina mulai 16 hingga 18 Agustus 2025. Lokasi karantina dipusatkan di Hotel @HOM by Horizon Kudus.

“Saat ini setelah latihan selesai mereka kembali kerumah atau belum dikarantina. Selama di rumah, mereka tidak diperbolehkan keluar rumah kecuali untuk hal yang sangat mendesak. Ini dilakukan agar kondisi fisik dan mental mereka tetap terjaga menjelang hari H,” katanya, Kamis (7/8/2025).

Pemilihan lokasi karantina yang ditempatkan di hotel tak lain bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan. Sebab, persiapan pada 17 Agustus akan dimulai sejak dini hari, terutama bagi anggota putri yang harus dirias. Hal itu dilakukan untuk memudahkan kesiapan pagi harinya sebelum menuju ke lokasi upacara.

“Mohon doanya agar semua anggota paskibraka dalam keadaan sehat dan siap bertugas. Ini momen sekali seumur hidup mereka, kami ingin mereka menjalankan tugas dengan baik,” imbuhnya.

Selama masa latihan hingga hari pelaksanaan, para anggota Paskibraka dibebastugaskan dari kegiatan sekolah. Mereka pun mendapat dukungan penuh, termasuk asupan makanan bergizi dari katering yang telah disiapkan.

“Kami sediakan snack, nasi, juga tambahan asupan seperti susu dan bubur kacang hijau setiap Jumat dua minggu sekali,” tambahnya.

Sementara itu, Pelatih Paskibraka Kudus, Aiptu Rudy Hartantyo, menyebut formasi upacara tahun ini mengadopsi formasi standar nasional, seperti halnya di Istana Negara. Formasi teknis dibagi menjadi pasukan 17 di sisi timur, pasukan 45 di sisi barat, dan pasukan 8 yang bertugas melakukan pengibaran dan penurunan bendera.

“Pasukan 8 akan dipimpin oleh satu Komandan Kompi (Danki) dari Polres Kudus dan dikawal empat personel pengamanan. Setelah selesai, mereka akan kembali membentuk formasi awal dan masuk ke titik kumpul,” jelasnya.

Ia menyampaikan, latihan sudah berlangsung sejak 15 Juli 2025 dan saat ini telah memasuki tahap formasi variasi, baik untuk pengibaran maupun penurunan bendera.

“Latihan dilakukan setiap hari mulai pukul 06.30 hingga 13.00 WIB. Dalam sehari ada empat sesi: dua kali simulasi pengibaran dan dua kali penurunan. Program penguatan fisik juga kami terapkan seperti push-up, sit-up, lari pagi, dan lari siang setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu,” tuturnya.

Baca Juga: Komisi A DPRD Berharap Bupati Kudus Tegas Beri Sanksi 2 Pejabat yang Karaoke di Jam Kerja

Meski menjalani jadwal latihan yang padat, Rudy memastikan seluruh peserta tetap antusias dan menunjukkan semangat tinggi.

“Tidak ada kendala berarti. Anak-anak sangat semangat karena mereka adalah pelajar pilihan dari SMA, MA, hingga pondok pesantren di Kudus yang berhasil lolos melalui seleksi ketat,” ujarnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER