NU Mart, Inovasi Desa Padurenan untuk Tingkatkan Kesejahteraan dan PADes

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Desa (Pemdes) Padurenan, Kecamatan Gebog, Kudus meluncurkan NU Mart. Terobosan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Kepala Desa Padurenan, Thoni Hermawan, mengungkapkan, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Padurenan tidak hanya fokus pada pengelolaan sampah dan penyediaan air minum. Kini, BUMDes Padurenan memiliki visi yang lebih luas, yakni mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADes).

Ia membeberkan, pemerintah desa telah mengalokasikan anggaran Rp355 juta untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Sebagian besar anggaran, yaitu Rp300 juta, akan digunakan sebagai modal awal NU Mart.

-Advertisement-

Baca juga: Berhadiah Jutaan, Disbudpar Kudus Gelar Lomba Film Pendek Situs Patiayam

“Sementara sisanya dialokasikan untuk kebutuhan operasional lainnya, seperti listrik, transportasi, dan air minum,” terangnya melalui siaran tertulis pada betanews,id, Jumat (4/10/2024).

Mengingat program tersebut masih baru, pihaknya tidak menetapkan target yang terlalu tinggi di awal peluncuran. Meski begitu, ia mengaku optimis, bahwa program tersebut akan berjalan dan dapat terus berkembang.

“Kami optimis ke depannya NU Mart dapat menghasilkan sekitar Rp50-60 juta per tahun,” ungkapnya..

Dukungan terhadap proyek itu juga datang dari Camat Gebog, Fariq Mustofa. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menyukseskan NU Mart dengan berbelanja di toko tersebut.

Baca juga: Pemkab Kudus Akan Libatkan Kantin dan UMKM Lokal di Program Makan Siang Gratis

Dengan dukungan dari pemerintah desa dan partisipasi masyarakat, NU Mart diharapkan dapat menjadi roda penggerak baru dalam meningkatkan ekonomi lokal dan kesejahteraan warga Padurenan.

“Jika NU Mart berkembang dengan baik, manfaatnya akan sangat besar bagi masyarakat,” tambahnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER