BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berencana melibatkan berbagai sektor usaha dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai tahun depan. Program unggulan presiden terpilih periode 2024-2029 itu, akan menjadi program bagus untuk masyarakat, utamanya bagi pengusaha.
Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhamad Hasan Chabibie, menyatakan, program tersebut, nantinya akan mengikutsertakan lintas usaha, baik dari kantin sekolah maupun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kudus.
Baca juga: Kudus Jadi Satu-satunya Kabupaten di Indonesia yang Jadi Lokasi Uji Coba Makan Bergizi Gratis
“Kami memastikan bahwa kantin sekolah dan UMKM akan dilibatkan. Dinas pendidikan telah memiliki data kantin sekolah yang ada di Kudus dan Kemenag Kudus juga telah mengumpulkan data mengenai jumlah kantin, serta pengelolanya di seluruh Kabupaten Kudus,” jelasnya, belum lama ini.
Untuk memastikan persiapan program itu, pihaknya melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) akan memfasilitasi pelatihan yang mendukung pengembangan UMKM, terutama dalam kebersihan dan masakan.
“Disnaker memiliki data UMKM, dan nanti akan ada pelatihan khusus yang mengarah pada kesiapan untuk program MBG ini,” ujarnya.
Baca juga: Inilah Penampakan Menu Makan Siang Gratis di Kudus, Gimana Lur?
Hasan kemudian menghimbau kepada para pelaku usaha, khususnya usaha yang berskala kecil untuk mempersiapkan diri. Menurutnya, program yang akan berjalan tahun depan itu bisa dirasakan oleh masyarakat secara luas.
“Kantin tidak akan tersisih. Justru ini adalah salah satu rekomendasi dari Kudus yang kita sampaikan ke nasional lewat uji coba ini. Bagaimana dengan keberadaan MBG ini justru mendorong kantin-kantin yang ada di sekolah,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

