21 Gerai KDMP di Kudus Sudah Selesai Dibangun, Kedatangan Pikap dari India Masih Dinanti

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 21 gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kudus telah rampung dibangun. Namun hingga kini, puluhan gerai tersebut belum bisa beroperasi karena masih menunggu fasilitas dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kudus, Famny Dwi Arfana menyebut, jumlah gerai yang selesai terus meningkat. Dalam beberapa bulan terakhir, jumlahnya naik dari 12 menjadi 21 desa.

“Dari total 123 desa di Kudus, 21 desa telah menyelesaikan pembangunan gerai KDMP. Semoga pembangunan di desa lainnya segera selesai,” ujarnya melalui sambungan telepon, Kamis (2/4/2026)

-Advertisement-

Famny menjelaskan, desa yang sudah menyelesaikan pembangunan tersebar di beberapa wilayah. Kecamatan Dawe, misalnya, mencakup Desa Puyoh, Samirejo, Lau, dan Cendono.

Di Kecamatan Gebog terdapat Desa Gondosari, Besito, Gribig, dan Padurenan yang telah rampung. Sementara di Kecamatan Jati meliputi Desa Getaspejaten, Pasuruhan Lor, dan Loram Wetan.

Untuk Kecamatan Mejobo, baru Desa Gulang yang selesai dibangun. Sedangkan Kecamatan Undaan baru satu desa, yakni Kutuk, yang mencapai 100 persen.

Baca juga: 79 PPPK Disiapkan Perkuat Koperasi Desa, Pemkab Kudus Fokus Bangun Ekonomi dari Bawah

Di Kecamatan Bae, pembangunan selesai di Desa Ngembalrejo dan Desa Bae. Sementara Kecamatan Kaliwungu mencakup Desa Papringan, Blimbing Kidul, Gamong, Prambatan Kidul, dan Sidorekso.

Meski progres terlihat, terdapat pula hambatan di lapangan masih cukup signifikan. Menurutnya ada beberapa desa belum bisa memulai pembangunan karena belum memiliki lahan sesuai syarat.

“Dari total 123 desa, 80 di antaranya sudah melakukan pembangunan gerai KDMP dengan persentase berbeda. Sementara lainnya belum melakukan pembangunan, termasuk ada kendala lahan,” bebernya..

Dia menuturkan, setiap gerai KDMP membutuhkan lahan sekitar 1.000 meter persegi. Dari luas tersebut, 600 meter digunakan untuk bangunan utama dan sisanya untuk fasilitas pendukung seperti parkir.

“Untuk gerai KDMP yang sudah jadi, saat ini belum bisa beroperasi. Sebab masih menunggu sarana dan prasana dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Disinggung apakah kendaraan truk dan pikap untuk KDMP sudah sampai di Kudus, Famny mengaku belum ada. Pihaknya juga masih menunggu informasi terkait hal tersebut.

Sebagai informasi, saat ini pemerintah pusat telah mendatangkan ribuan pikap dari India bermerek Mahendra. Rencananya kendaraan-kendaraan tersebut difungsikan untuk operasional KDMP.

Editor:Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER