BETANEWS.ID, KUDUS – Tagihan listrik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mencapai miliaran rupiah per bulan. Bahkan, pembayaran tagihan listrik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) jadi salah satu prioritas di Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024.
Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhamad Hasan Chabibie, menuturkan, pembayaran rekening listrik LPJU merupakan salah satu kebutuhan mendesak. Oleh karena itu, anggarannya harus dialokasikan pada Perubahan APBD 2024.
“Jangan sampai Kudus nanti blackout. Di Perubahan APBD 2024 kita alokasikan pembayaran rekening listrik LPJU selama dua bulan,” ujar Hasan usai rapat paripurna di gedung DPRD Kudus, belum lama ini.
Baca juga: Debit Air Waduk Kedung Ombo Kritis, MT 1 di Kudus Terancam Mundur
Dia mengatakan, alokasi tagihan listrik LPJU di Perubahan APBD 2024 memang cukup besar. Alokasinya per bulan kurang lebih mencapai Rp 2,6 miliar.
“Dua bulan di Perubahan APBD tahun 2024 ini kita alokasikan kurang lebih sebesar Rp 5,6 miliar. Cukup besar, tapi hal itu harus dipenuhi agar jalan di Kudus tetap terang ketika malam,” bebernya.
Selain pembayaran rekening LPJU, lanjut Hasan, yang jadi prioritas lainnya adalah perbaikan Stadion Wergu Wetan. Hal tersebut sebagai upaya agar Persiku tak jadi musafir di Liga 2.
“Saat ini perbaikan sudah mulai berjalan. Tapi kita tetap alokasi anggaran di Perubahan APBD 2024 untuk perbaikan lagi,” bebernya.
Baca juga: Jalan Dersalam-UMK Belum Setahun Sudah Rusak Lagi, Dinas PUPR: ‘Dilewati Transformer’
Disinggung nominal alokasi anggaran perbaikan Stadion Wergu Wetan di Perubahan APBD 2024, Hasan mengaku belum bisa mengungkapnya. Sebab, nominalnya juga tidak terlalu besar.
“Karena time line pekerjaan di Perubahan APBD waktunya mepet banget. Kompetisi dan assesment sudah di depan mata. Kita juga harus berhitung dengan itu,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

