31 C
Kudus
Selasa, Juli 16, 2024

Tak Seperti Daerah Lain, Pengusaha Rental Kudus Tak ‘Blacklist’ Wilayah Pati

BETANEWS.ID, KUDUS – Tak seperti daerah-daerah lain yang ramai-ramai menyatakan blacklist terhadap wilayah Pati di sosial media, pengusaha rental mobil di Kudus masih menjaga hubungan baik dengan Pati.

Bos rental Deco Trans Kudus, Deni Eko Mulyono sempat resah dengan adanya kasus Sukolilo, namun dia tidak langsung mendiskreditkan wilayah itu.

Baca Juga: Bikin Tangan Santri Melepuh, Pengurus Ponpes di Dawe Terancam Penjara 5 Tahun

-Advertisement-

“Menurut saya, memang di sana banyak pemain mobil bodong ya, tapi itu tidak hanya di Sukolilo, di setiap daerah pasti ada. Daerah-daerah tersebut kultur warganya itu seperti itu, keras, banyak penjahatnya, banyak disetiap daerah. Tidak hanya di Sukolilo, Pati,” bebernya, Kamis (13/6/2024).

Tentang blacklist yang ramai-ramai dilakukan, Deni menyatakan jika tidak semua orang Pati seperti yang ada dalam video viral Sukolilo.

“Saya tidak pernah menerapkan blacklist Pati, karena masih banyak sih teman-teman Pati yang baik dan tidak jahat. Yang jahat itu yang di vidio, suka main hakim sendiri, suka menyelesaikan masalah dengan kekerasan. Tidak semua warga Pati jahat,” ungkapnya.

Pati disebutnya merupakan pasar yang bagus bagi usahanya. Akan sangat merugikan jika menerapkan blacklist.

“Kita juga banyak konsumen di sana. Karena Kudus kan berdampingan dengan Pati dan banyak orang Pati yang berdomisili di Kudus. Jadi konsumen kita yang ber KTP Pati juga banyak. Alhamdulillah sampai sekarang tidak ada masalah yang serius dengan teman-teman Pati,” tegas Deni.

Deni juga pernah mendapati persoalan seperti kasus Sukolilo, beruntungnya dia tidak sampai dihajar massa dan berhasil membawa pulang mobilnya dengan selamat.

Tak hanya itu, dia juga pernah mendapatkan pengalaman pahit karena mobil miliknya raib dibawa lari orang.

“Pernah juga sampai mobil saya hilang dibawa kabur, tapi tidak di Sukolilo, hilangnya di kota lain. Hilang karena GPS terputus dan tidak terlacak, sampai saat ini kita juga tidak mengetahui mobil berada dimana,” jelasnya.

Baca Juga: Empat Pelaku Pembunuhan di Medini Kudus Diamankan, Dua Masih di Bawah Umur

Deni yang juga sebagai Ketua Paguyuban RKD (Rentcar Kudus Damai), sangat menyesalkan perbuatan main hakim sendiri, hingga menewaskan satu orang. Ia meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut, agar semua pelaku kejadian itu bisa ditangkap, diadili, tanpa pandang bulu.

“Harapannya polisi lebih tegas, dalam menindak kasus ini. Supaya ada efek jera untuk pelaku penadah mobil bodong,” ujar pria yang berusia 35 tahun tersebut.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER