Siswa SMA di Jepara Ciptakan Bahan Bakar Alternatif Berbahan Ampas Kopi

BETANEWS.ID, JEPARA – Limbah ampas kopi dari kedai dan warung kopi selama ini kerap berakhir di tempat sampah. Padahal, jumlahnya terus bertambah seiring menjamurnya bisnis kopi di berbagai daerah, termasuk Jepara.

Limbah organik tersebut sebenarnya masih memiliki potensi untuk diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat, asalkan didukung kreativitas dan riset yang tepat.

Hal itulah yang mendorong tiga siswi SMA Muhammadiyah 2 Mayong, yakni Naila Azzahra, Salwa Asmaul Khusna, dan Hanania Afanin, menciptakan inovasi briket berbahan dasar ampas kopi yang diberi nama CoffeeBriq.

-Advertisement-

Briket ini dikembangkan dengan memadukan ampas kopi, arang, dan tepung tapioka sehingga menghasilkan bahan bakar padat yang mudah menyala serta mengeluarkan aroma khas kopi saat digunakan.

Untuk membuat briket tersebut, mereka mengumpulkan ampas kopi dari sejumlah kedai kopi di wilayah Jepara. Ampas yang telah dikeringkan kemudian dicampur dengan arang dan tepung tapioka sebagai perekat, sebelum dicetak dan dijemur selama beberapa hari.

Dari berbagai percobaan yang dilakukan, komposisi terbaik diperoleh dari campuran 60 persen arang, 30 persen ampas kopi, dan 10 persen tepung tapioka. Formula ini menghasilkan briket yang mampu terbakar cukup lama dengan nyala api yang stabil.

Baca juga : 39 SMP Negeri di Jepara Siap Buka Pendaftaran Siswa Baru

Salwa Asmaul Khusna menjelaskan, ampas kopi berperan membantu proses pembakaran sekaligus memberikan aroma khas yang menjadi pembeda dibandingkan briket pada umumnya.

“Peran ampas kopi ini menghasilkan aroma kopi saat dibakar. Selain itu, teksturnya yang mudah terbakar juga membantu proses pembakaran briket menjadi lebih optimal,” kata Salwa, Sabtu (13/6/2026).

Hasil uji coba menunjukkan briket CoffeeBriq mampu menyala dengan baik dan berpotensi menjadi alternatif bahan bakar bagi rumah tangga maupun usaha kecil yang masih menggunakan arang.

Ke depan, tim berencana menyempurnakan komposisi bahan serta menjalin kerja sama dengan kedai-kedai kopi untuk mendapatkan pasokan ampas kopi secara berkelanjutan.

Inovasi ini turut diikutsertakan dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Zestopia 2026 yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISNU Jepara. Berkat gagasannya mengubah limbah menjadi sumber energi alternatif bernilai ekonomi, CoffeeBriq berhasil masuk tiga besar karya terbaik.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER