31 C
Kudus
Sabtu, Juli 13, 2024

Bikin Tangan Santri Melepuh, Pengurus Ponpes di Dawe Terancam Penjara 5 Tahun

BETANEWS.ID, KUDUS – Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Dawe, berinisial AS, diamankan Polres Kudus. Ia harus mempertanggungjawabkan tindakannya yang memberikan hukuman kepada santri dan mengakibatkan dua santri tangannya melepuh.

Menurut Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi Susanto, kronologi kejadian itu bermula pada saat AS melakukan pengecekan ke kamar-kamar para santri. Dalam razia itu, dia menemukan salah satu lemari berisi rokok, vape, tembakau, dan lainnya. Pada saat ditanya pelaku, santri yang menempati kamar tersebut tak ada yang mengakui.

“Hari berikutnya, pelaku mengumpulkan lagi 14 santri penghuni kamar tersebut. Ia sudah menyiapkan baskom berisi air panas yang dicampur air dingin. Selanjutnya para santri diminta untuk mencelupkan tangan ke air tersebut sebagai hukuman,” ujar Kapolres saat konferensi pers di Mapolres Kudus, Kamis (13/6/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Usut Kasus Kekerasan pada Santri di Dawe, 3 Perguruan Tinggi Kudus Siap Beri Efek Jera

Dari hukuman tersebut, lanjut Kapolres, santri pertama sampai santri ke lima tak terjadi apa-apa. Namun, santri urutan ke enam dan ketujuh tangannya melepuh.

“Setelah mengetahui santri yang dihukumnya tangannya ada yang melepuh, kemudian pelaku menghubungi kedua orang tua korban. Kedua korban pun kemudian dibawa ke salah satu rumah sakit di Kabupaten Pati,” bebernya.

Atas perbuatannya, pelaku terancam pasal 80 ayat 2 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2022  tentang perlindungan anak.

“Atas tindakannya tersebut, pelaku terancam hukuman penjara lima tahun,” bebernya.

Baca juga: Gara-Gara Merokok, Santri di Kudus Diduga Dihukum Pengurus Ponpes  hingga Tangan Melepuh

Sementara pelaku, AS, mengaku memberikan hukuman tersebut agar para santri bertanggung jawab atas perbuatannya. Ia juga sudah mengecek terlebih dulu tingkat panas air yang ada di baskom sebelum menghukum para santri.

“Ketika saya coba mencelupkan tangan ke air tersebut tidak terjadi apa-apa,” ujarnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER