BETANEWS.ID, KUDUS – Kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo sudah overload. Bahkan, daya tampung TPA seluas 5,6 hektare tersebut diperkirakan hanya mampu bertahan hingga tiga tahun lagi.
Di TPA Tanjungrejo tumpukan sampah memang sudah tinggi menjulang bak gunung. Setiap hari, ada puluhan truk dan kendaraan roda tiga yang membuang sampah di sana.
Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhamad Hasan Chabibie, mengatakan, TPA Tanjungrejo sudah overload. Daya tampungnya diperkirakan hanya mampu hingga tiga tahun ke depan, sehingga perlu diperluas.
Baca juga: Pengelolaan Sampah di Kudus Amburadul, Dewan Minta Kepala Dinasnya Belajar Lagi
“Waktu tiga tahun itu cepat sekali. Oleh karena itu, kita upayakan agar ada alokasi anggaran untuk tahun depan guna perluasan lahan TPA Tanjungrejo,” ujar Hasan saat meninjau TPA Tanjungrejo, Senin (22/4/2024).
Perluasan lahan tersebut, kata Hasan, sebagai solusi jangka panjang pengelolaan sampah di Kabupaten Kudus. Sebab, warga Kudus ini menghasilkan sampah sebanyak 120 ton per harinya.
“Sehingga persoalan sampah ini harus ditangani secara serius. Untuk jangka panjang perluasan lahan, sementara ini penanganannya ditata menggunakan alat berat,” bebernya.
Hasan mengatakan, dua alat berat yakni eskavator dan buldoser yang ada di TPA Tanjungrejo memang sudah usang dan sering rusak, sehingga perlu adanya pengadaan alat baru.
“Terkait alat baru akan kita alokasikan anggarannya di Perubahan 2024. Kurang lebih sebesar Rp6 miliar,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hijau (PKPLH) Kabupaten Kudus, Abdul Halil menyampaikan, penanganan sampah di Kudus harus menggunakan teknologi. Dua alat berat yang ada di TPA Tanjungrejo sudah tak bisa diandalkan karena sering rusak.
Baca juga: Pemkab Kudus Anggarkan Rp6 Miliar untuk Tangani Sampah
“Kita butuh alat berat baru, yakni eskavator dan buldoser yang berfungsi menata sampah dengan sistem control dan feel. Saya yakin apabila sudah alat berat baru maka pengelolaan sampah di Kudus akan kembali normal,” ujar Halil di tempat yang sama.
Menurut Halil, satu orang di Kudus itu menghasilkan setengah kilogram sampah setiap harinya. Sementara, total sampah yang dibuang ke TPA Tanjungrejo sebanyak 120 ton per harinya.
“Ketika begitu banyak sampah yang dibawa ke TPA Tanjungrejo, tentu kita butuh teknologi untuk menanganinya,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

