BETANEWS.ID, KUDUS – Sudah sepekan Kabupaten Kudus dikepung banjir. Banjir yang diakibatkan intensitas hujan tinggi dan limpasan air sungai tersebut pun sudah menelan korban jiwa. Total, orang yang meninggal karena musibah banjir ada 7 orang.
Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Ahmad Munaji, mengatakan, tujuh orang yang meninggal itu enam di antaranya dikarenakan meninggal dan yang satu kesetrum ketika bermain di lokasi banjir.
Baca Juga: Revlisianto Subekti Resmi Dilantik Jadi Sekda Kudus, Ini Pesan Pj Bupati
“Korban meninggal itu yang empat orang warga Kudus. Sementara yang tiga merupakan santri pondok pesantren, warga Pati dua orang dan warga Jepara satu orang,” ujar Munaji kepada Betanews.id melalui siaran tertulisnya, Senin (18/3/2024).
Munaji menyampaikan, banjir melanda lima dari sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus. Ketinggian banjir antara 20 hingga 70 centimeter. Sementara total desa yang tedampak banjir ada 31 desa.
“Total ada 6.523 rumah yang terendam banjir. Serta ada kurang lebih 2.295 hektare sawah yang turut terendam,” bebernya.
Baca Juga: Kepala Desa Undaan Tengah Harap Sungai Wulan Segera Dinormalisasi
Sedangkan warga yang terdampak banjir, tutur Munaji, ada 13.586 kepala keluarga (KK) dan 39.272 jiwa yang terdampak banjir. Sementara korban banjir yang mengungsi ada 2.454 jiwa.
“Kalau total pengungsi ada 4.188 jiwa. Terdiri pengungsi warga Kudus ada 2.454 jiwa dan 1.734 jiwa dari Kabupaten Kudus,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

