31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Resmikan 2 Gedung RSUD Senilai Rp51,4 M, Bupati Kudus Tekankan Peningkatan Layanan

BETANEWS.ID,KUDUS-Bupati Kudus Sam’ani Intakoris meresmikan Gedung IGD-PONEK serta Gedung Stroke dan Onkologi (Fresia) RSUD dr Loekmono Hadi, Rabu (11/2/2026). Peresmian tersebut menandai penguatan layanan kesehatan rujukan di Kabupaten Kudus dengan total anggaran Rp51,46 miliar.

Peresmian dilakukan bersama Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton dan jajaran manajemen rumah sakit. Fasilitas baru ini difokuskan untuk meningkatkan layanan kegawatdaruratan, kesehatan ibu dan bayi, serta penanganan stroke dan kanker.

Bupati Sam’ani menegaskan bahwa peningkatan infrastruktur harus diikuti perbaikan kualitas pelayanan. Menurutnya, fasilitas yang semakin lengkap harus diimbangi dengan peningkatan SDM serta sistem pelayanan yang terintegrasi.

-Advertisement-

“Fasilitas yang semakin lengkap harus diimbangi peningkatan kualitas SDM dan sistem pelayanan yang terintegrasi. Tujuannya agar masyarakat mendapatkan layanan yang cepat, tepat, dan profesional.” ujar Sam’ani usai acara.

Baca juga: Angka Stunting di Kudus Capai 1.954 Anak, Didominasi di Wilayah Undaan dan Dawe

Ia menyebut, penguatan layanan stroke dan onkologi menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya kasus penyakit tidak menular. Pemerintah daerah berharap RSUD dr Loekmono Hadi mampu menjadi rumah sakit rujukan unggulan di wilayah Pantura Timur.

“Fasilitas RSUD Loekmono Hadi makin lengkap. Tentunya ini bakal mengurangi rujukan pasien ke Semarang,” bebernya.

Sementara itu, Plt Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, Mustiko Wibowo, menjelaskan, pembangunan Gedung IGD dan PONEK menelan anggaran Rp6,86 miliar. Gedung tersebut dirancang untuk mempercepat penanganan pasien darurat serta pelayanan obstetri neonatal emergensi komprehensif.

“Gedung IGD dan PONEK ini kami siapkan untuk memastikan respons cepat dalam penanganan kasus darurat. Sekaligus memberikan pelayanan ibu dan bayi secara terpadu dan komprehensif.” ujarnya.

Baca juga: Serahkan Bantuan Alsintan, Bupati Kudus Targetkan Surplus Pangan Naik Hingga 35 Ribu Ton

Sementara itu, pembangunan Gedung Stroke dan Onkologi mengalokasikan anggaran Rp44,6 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Gedung lima lantai tersebut disiapkan sebagai pusat layanan terpadu bagi pasien stroke dan kanker.

“Dengan tambahan fasilitas ini, kami optimistis sistem rujukan kesehatan daerah semakin kuat. Kami juga berkomitmen akses layanan masyarakat menjadi lebih cepat, efektif, dan berkualitas,” sebutnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER