31 C
Kudus
Sabtu, April 13, 2024

Banjir di Jalan Tanjungkarang Surut Tinggal 30 Cm, Sepeda Motor Bisa Lewat

BETANEWS.ID, KUDUS – Banjir di ruas Jalan Kudus-Purwodadi, Desa Tanjungkarang hingga Desa Jetis Kapuan sudah surut drastis. Kini banjir paling tinggi hingga 30 centimeter, sehingga sepeda motor bisa lewat.

Warga Tanjungkarang, Dani Yudistira, mengatakan, banjir yang terjadi di ruas jalan Kudus-Purwodadi saat ini semakin surut. Sebelumnya, banjir di Desa Tanjungkarang tingginya 40 centimeter hingga satu meter.

“Masih tergenang air, ketinggian saat ini masih 30 centimeter, sekarang berkurang banyak. Kendaraan sepeda motor saat ini sudah bisa lewat,” katanya, Kamis (21/3/2024).

Baca juga: Berkah Banjir, Jasa Angkut Motor di Tanjungkarang Setengah Hari Bisa Hasilkan Rp3 Juta

Ia menjelaskan, lalu lalang kendaraan saat ini cukup ramai sehingga menimbulkan kepadatan. Selain karena masih ada genangan air, beberapa titik jalan juga mengalami kerusakan atau berlubang yang cukup dalam.

“Ini memang setiap hari macet karena lalu lalang kendaraan sangat padat. Selain itu beberapa titik mengalami kerusakan akibat banjir yang terjadi selama satu pekan terakhir,” ujarnya.

Hal sama juga dikatakan oleh warga lain, Agus Sutanto. Menurutnya, kemarin sepeda motor matic yang tak sanggup melewati jalan tersebut, saat ini sudah bisa lewat.

“Hari Kamis ini sudah surut, sepeda motor sudah bisa lewat, kendaraan matic juga bisa lewat saat ini, karena penurunan banjir di Tanjungkarang sangat drastis ini. Banyak penurunan kira-kira 20 centimeter ada,” ungkapnya.

Baca juga: Cerita Pilu Korban Banjir Setrokalangan, Kudus: “Alhamdulillah Masih Bisa Buka dan Sahur”

Ia mengungkapkan, saat ini untuk ketinggian air yang menggenangi jalan tersebut bervariasi, antara 10-25 centimeter. Surutnya air di sana, karena adanya delapan pompa air yang diterjunkan untuk mengurangi banjir di Kecamatan Jati.

“Surutnya air ini karena dipompa di area Tanggulangin ke Sungai Wulan. Saya dengar-dengar ada delapan pompa hidup semua, jadi bisa mengurangi banjir di sini,” jelasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER