PO Haryanto Merasa Difitnah, Ancam Tuntut Balik Pelaku Pemviralan Kasus Tabrakan dengan Pajero

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemilik PO Haryanto, Haryanto merasa difitnah pemilik mobil Mitsubishi Pajero yang terlibat kecelakaan dengan armadanya di Jalan Tol Batang. Dalam unggahan di TikTok itu, busnya dinarasikan menabrak dari belakang, kabur, dan tak bertanggung jawab pada korban.

Haryanto mengaku akan melakukan tindakan tegas atas narasi yang beredar di media sosial tersebut. Ia pun akan menuntut balik orang yang membuat narasi bahwa PO Haryanto tak ada itikad baik dan bertanggung jawab.

“Yang viral-viral itu akan kita pertanyakan. Benar nggak tuduhan itu. Kalau itu fitnah kami bisa tuntut balik,” ujar Haryanto saat ditemui di Garasi PO Haryanto, Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kudus, Jumat (5/1/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Viral Busnya Tabrak Pajero, Haryanto: ‘Kalau Minta Miliaran, Selesaikan Secara Hukum’

Haryanto juga mengingatkan, fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. Selain itu, ia juga mempertanyakan ketika terjadi musibah, jangan langsung diviralkan dengan narasi yang menjelekkan pihak lain.

“Atas tuduhan kepada PO Haryanto harus bisa membuktikan. Kalau nggak bisa, saya nggak terima dunia akhirat. Saya ini orang bertanggung jawab, kok,” tegas suami sinden Nurhana tersebut.

Dia menuturkan, kecelakaan adalah sebuah musibah, sebaiknya diselesaikan dengan baik-baik dan silahkan diselidiki siapa yang salah dan benar. Kalau mobil Pajeronya rusak bisa dicari jalan tengah yang terbaik.

“Sudah musibah malah memviralkan yang nggak benar. Pihak manajemen sudah ketemu dengan korban. Mungkin mintanya telalu berlebihan. Ya sudah, biar diselesaikan di kantor polisi. Negara kita negara hukum, biar saja urusan Undang-Undang perdata, kok. Urusan kendaraan rusak, kan ada bengkelnya,” sebutnya.

Baca juga: Tiap Tahun Santuni Ribuan Yatim dan Duafa, Bos PO Haryanto: ‘Hartaku Hanya Titipan Dari Allah’

Manajemen PO Haryanto, Muhammad Syafiq, menambahkan, pihaknya sudah bertemu sekaligus menjenguk korban. Namun, ia sangat menyayangkan musibah kecelakaan ini malah menjadi bola liar di media sosial.

“Tuduhan dari korban, kita kabur dan segala macam itu tidak benar. Kita nggak kabur, tapi sopir bus mencari tempat aman untuk memarkir armada. Sebab kejadian itu di tol, kalau kita berhenti di situ sangat berbahaya dan bisa menimbulkan kecelakaan beruntun,” ujar Syafiq.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER