BETANEWS.ID. KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memastikan akan melanjutkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk buruh rokok pada tahun ini. Total alokasi anggaran untuk BLT kurang lebih Rp39,4 miliar.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Kudus, Agung Karyanto, mengatakan, pembagian BLT buruh rokok akan disalurkan pada Maret.
“Penyalurannya langsung dirapel dua bulan. BLT buruh rokok Januari dan Februari diberikan pada Maret,” ujar Agung di Gedung Serba Guna Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe usai pembagian bantuan beras, Selasa (30/1/2024).
Baca juga: Puluhan Ribu Warga Miskin Ekstrem di Kudus Dapat Bantuan Beras 10 Kilogram
Agung mengungkapkan, BLT untuk buruh rokok tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Kudus 2024. Total penerima kurang lebih 33 buruh rokok beridentitas Kudus.
“Tak hanya buruh rokok beridentitas Kota Kretek saja yang dapat BLT, buruh rokok dari lain daerah yang bekerja di Kudus juga dapat BLT. Hanya sumber anggarannya yang berbeda,” bebernya.
Buruh rokok dari lain daerah yang bekerja di Kudus jumlahnya kurang lebih 33 ribu orang. Mereka juga akan mendapatkan BLT buruh rokok yang bersumber dari DBHCHT Provinsi Jawa Tengah.
“Untuk nominal BLTnya sama yakni Rp 300 ribu per bulan untuk masing-masing buruh rokok. Pemberian akan dirapel dua bulan langsung,” ungkapnya.
Baca juga: Dapat BLT Cukai, Buruh Rokok di Kudus Diminta Tak Beli Skincare
Saat ini, tutur Agung, prosesnya masih verifikasi nama-nama penerima BLT dari masing-masing perusahaan rokok di Kudus. Kemungkinan juga akan ada perubahan penerima dan jumlahnya, tapi ia perkirakan tidak signifikan.
“Untuk sistem penyalurannya nanti sama seperti tahun kemarin, yakni melalui PT POS Provinsi Jawa Tengah,” jelasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

