BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan warga terlihat antre di dalam gedung serba guna Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Selasa (30/1/2024). Mereka antre untuk mendapatkan bantuan beras dari Pemerintah Pusat itu.
Terlihat beberapa perempuan lanjut usia (Lansia) ikut dalam antrean. Ada yang berjalan tertatih-tatih demi bantuan tersebut. Wajah mereka seketika terpancar saat menerima beras, meski tampak kepayahan menjinjing beras satu karung berisi 10 kilogram itu.
Salah satu Lansia penerima beras, Diarti (72), mengaku sangat senang mendapatkan bantuan beras dari pemerintah. Sebab, ini merupakan bantuan sosial pertama yang diterimanya.
Baca juga: 30 Kelompok Usaha di Kudus Terima Bantuan Modal Rp25 Juta dari Pemkab Kudus
“Rasanya sangat senang dapat bantuan. Ini bantuan pertama yang saya terima. Sebelumnya tak pernah dapat bantuan,” ujar Diarti semringah.
Warga Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, itu mengaku beras yang didapatnya akan dimasak untuk dimakan bersama keluarganya. Ia mengaku tinggal bersama anak dan cucunya.
“Beras ini tidak saya jual. Beras ini akan kami makan bersama dua anak dan tiga cucu saya,” ungkapnya.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kudus, Agung Karyanto, menyampaikan, ada 53.876 warga Kudus yang menerima bantuan beras total 538 ton.
Baca juga: Meski Kesulitan Ekonomi, Banyak Warga Kudus Tolak Bantuan Bedah Rumah
Menurutnya, kriteria penerima bantuan beras adalah mereka yang masuk daftar kemiskinan ekstrem. Mereka akan menerima bantuan selama enam bulan yang diberikan sebulan sekali.
“Harapannya, bantuan beras ini bisa memberikan manfaat bagi penerimanya supaya beban pengeluarannya berkurang. Dengan begitu, penerima bisa mengalihkan pendapatanya untuk sektor pengeluaran yang lain. Hingga akhirnya mampu mengurangi kemiskinan melalui pengurangan beban pengeluaran,” bebernya.
Editor: Ahmad Muhlisin

