BETANEWS.ID, KUDUS – Kabupaten Kudus dikenal sebagai salah satu daerah yang menyimpan banyak daya tarik wisata (DTW). Tak hanya menyuguhkan pemandangan indah dan asri, khususnya di lereng Pegunungan Muria, Kudus juga terdapat banyak wisata yang menarik untuk dikunjungi. Meliputi wisata religi, wisata edukasi, wisata lainnya.
Bahkan beberapa tempat wisata di Kudus dikunjungi pengunjung, baik wisatawan nusantara (Wisnus) maupun wisatawan mancanegara (Wisman). Beberapa wisata di Kudus mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata sepanjang 2025 lalu.
Baca Juga: Sepanjang 2025 Jumlah Kunjungan Wisata di Kudus Turun 14 Persen
Sekertaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, Agus Susanto mengatakan, meski jumlah kunjungan wisatawan Kudus mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, namun sejumlah lokasi wisata Kudus masih menyita perhatian pengunjung. Tempat-tempat wisata di Kudus banyak dikunjungi wisatawan hingga mencapai jutaan pengunjung.
“Jadi kami merangkum beberapa tempat wisata dengan jumlah wisatawan terbanyak sepanjang 2025. Nomor satu jumlahnya tercapai hingga hampir dua juta pengunjung,” katanya, belum lama ini.
Adapun 10 daya tarik wisata (DTW) terbanyak dikunjungi sepanjang 2025, pertama ditempati wisata religi Makam Sunan Kudus dengan jumlah pengunjung sebanyak 1.913.120 orang. Kemudian disusul wisata religi Makam Sunan Muria dengan 840.751 pengunjung, lalu ketiga wana wisata Pijar Park dengan 188.673 pengunjung.
“Keempat Desa Rahtawu dengan 144.775 pengunjung, Museum Jenang menmpel ke posisi lima dengan jumlah 102.044 pengunjung, lalu Irons Waterpark dengan 62.021 pengunjung, kemudian ke tujuh Museum Kretek dengan 43.645 pengunjung,” ungkapnya.
Selanjutnya jumlah kunjungan wisata terbanyak ke delapan adalah Kretek Waterpark dengan 43.269 pengunjung, ke sembilan Desa Wisata Wonososco dengan 32.131 pengunjung, dan ke sepeluh Taman Krida dengan 28.844 pengunjung. Agus menyampaikan, bahwa DTW yang terdata dalam Disbudpar Kabupaten Kudus setidaknya ada 33 lokasi.
“Kalau untuk data keseluruhan jumlah kunjungan wisata di Kudus sebesar 3.621.768 pengunjung. Ini termasuk menurun sekitar 14 persen, jika dibandingkan tahun lalu yang mencapai 4.213.465 pengunjung,” terangnya.
Pihaknya bahkan mencatat jumlah kunjungan wisatawan per bulan sepanjang 2025 lalu. Bulan Juli menjadi yang tertinggi tingkat kunjungannya dengan total 462.796 pengunjung.
Bulan Januari tingkat kunjungan mencapai 355.071 pengunjung, Februari menunjukan presentasi naik dengan 377.326 pengunjung, Maret menurun drasti dengan hanya memperoleh kunjungan sebanyak 52.881 pengunjung. Kemudian April kembali meningkat signifikan dengan 357.741 pengunjung, Mei dengan 268.037 pengunjung.
Baca Juga: Bupati Kudus Terjang Banjir Demi Salurkan Bantuan Logistik
Selanjutnya di bulan Juni naik menjadi 301.367 pengunjung, Juli meroket dengan jumlah kunjungan mencapai 462.796 pengunjung. Meski begitu Agustus kembali menurun drastis menjadi 223.278 orang, September dengan 276.188 orang, Oktober 284.593 orang, November 286.656 orang, dan Desember kembali naik menjadi 375.842 pengunjung.
“Bulan Juli menjadi tertinggi karena masa libur sekolah. Sehingga banyak pengunjung yang datang ke Kudus,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

